Berita Religi

Bolehkah Berdoa Tanpa Tahu Artinya? Ini Penjelasan Buya Yahya Awas Bisa Jadi Terjerumus dan Kutukan

Doa dilakukan dengan cara menengadahkan tangan seraya meminta hal yang diinginkan kepada Allah Ta'ala, namun bagaimana jika tak paham artinya?

Penulis: Tria Agustina | Editor: Welly Hadinata
SRIPOKU.COM/ ANTON
Ilustrasi Berdoa 

"Jika ada orang berdoa apakah imam atau yang lainnya, jika sumber doa itu jelas misalnya sumber dari Nabi atau dari guru yang sudah bener, maka biarpun tidak paham artinya sah dia berdoa," terang Buya Yahya.

Doanyab sah karena dari Baginda Nabi, namun apabila tidak jelas sumbernya maka mesti waspada bisa jadi kutukan.

"Kalau tidak jelas sumbernya jangan-jangan bukan doa, kutukan jangan-jangan," tuturnya.

"Kalau ada seorang kiyai alim yang memberikan ijazah tolong baca ini, biarpun nggak paham baca nggak apa-apa, karena yang memberi adalah seorang alim tidak akan menjerumuskan," tambahnya.

Maka apabila mendapat doa dari orang yang diketahui baik, boleh dibaca langsung.

Sementara perlu diperhatikan betul meskipun bahasa Arab, namun tidak paham artinya bisa-bisa dikhswatirkan akan buruk artinya.

Sehingga dalam hal ini jika sumbernya tidak jelas harus cari tahu dan pahami dulu artinya.

"Kalau tidak ada sumber yang jelas kita harus tahu artinya, jangan-jangan artinya menjerumuskan," jelas Buya Yahya.

"Jadi sah saja, kalau memang sumbernya jelas dan dia adalah orang awam, sumbernya jelas kemudian dia baca, dia pun nggak paham artinya adalah sah," imbuhnya.

Baca juga: Wajibkah Membaca Doa Qunut Jika tak Hafal? Begini Penjelasan Buya Yahya Bisa Diganti Doa Berikut Ini

SUBSCRIBE US

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved