Breaking News:

Pemerintah Sepakati Pelaksanaan Pemilu dan Pilkada 2024, Golkar dan Hanura Targetkan Ini

Pemilu Serentak (Pileg dan Pilpres) tahun 2024 digelar Rabu (28 Februari 2024). Pilkada Serentak 2024 pada Rabu (27 November 2024).

Editor: Azwir Ahmad
ho/sripoku.com
Ketua DPD Golkar Sumsel Dr Dodi Reza Alex Noerdin 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pemerintah telah meresmikan pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2024, dimana Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilu Presiden (Pilpres) dilaksanakan pada Februari, sedangkan Pilkada pada November 2024 mendatang.

Menyikapi hal tersebut, DPD Partai Golkar Sumsel mengaku optimis bahwa  nantinya partai berlambang pohon beringin tersebut bisa menjadi pemenang pemilu dan meraih kembali kursi ketua DPRD Sumsel yang diraih pada 2019 lalu.

Ketua DPD Golkar Sumsel Dr Dodi Reza Alex Noerdin menyatakan, sesuai arahan DPP telah menginstruksikan jajaran pengurus dan kader Golkar di Sumsel untuk mulai bergerak dari sekarang, untuk merealisasikan target itu.

"Artinya, harus siap- siap dari sekarang dan kita berusaha memenangkan kembali partai Golkar pada Pileg (Pemilu Legislatif) di Sumsel," kata Dodi, Rabu (9/6/2021).

Diterangkan Dodi, hasil Pileg nantin akan menjadi acuan kedepan partai Golkar, dalam mengusung kadernya untuk maju Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada bulan November.

"Nanti juga, kita menyiapkan kader- kader untuk disiapkan maju dan memenangkan Pilkada," tuturnya.

Mengenai langkah awal saat ini, kader maupun pengurus Golkar yang ada, terlebih yang saat ini duduk di eksekutif maupun legislatif, untuk mencari simpatik dari masyarakat dengan menyerap aspirasi yang ada.

"Jadi, arahan partai jelas, harus bekerja keras untuk merebut hati rakyat dengan program- program kerja, baik itu kader yang ada di eksekutif maupun legislatif dan dunia usaha. Seban, kedepan ini bisa berpengaruh dalam kenaikan suara Golkar di Lileg 2024 mendatang, khususnya di Sumsel," tandasnya.

Keoptimisan juga diungkapkan DPD Partai Hanura Sumsel terkait Pemilu 2024 mendatang, dimana partainya memiliki target untuk bisa kembali lolos ambang batas parlemen atau Parliamentary Threshold (PT) di DPR RI.

"Sesuai dengan semangat kader dan pengurus Hanura khususnya di Sumsel, kita berharap Hanura lolos PT di Pileg 2024 nanti," cap Ketua DPD Hanura Sumsel Achmad Al Azhar.

Diungkapkan Azhar, salah satu untuk mewujudkan hal itu, pihaknya mulai dari sekarang melakukan pembenahan struktur partai hingga ditingkat bawah, sehingga nantinya meraih hasil positif.

"Tentunya di Sumsel salah satu bagian yang kita lakukan, yaitu melakukan konsolidasu sebaik- baiknya mulai DPC, ranting hingga anak ranting. Kita berbenah secara masif untuk mencapai senayan bersama- sama, termasuk di DPRD Sumsel kita ingin rebut kembali minimal meraih satu fraksi, meski target setiap Dapil (10) kita kejar," tukasnya.

Sekedar informasi, di Pileg 2019 lalu partai Golkar meraih 13 kursi di DPRD Sumsel sehingga berhak meraih kursi ketua, meskipun dalam perolehan suara masih kalah dengan PDIP (peraih suara tertinggi) namun hanya mendapatkan 11 kursi.

Sedangkan partai Hanura pada Pileg 2019 lalu hanya mendapat 3 kursi, sehingga harus bergabung dengan partai Perindo, dari sebelumnya pada 2014 meraih satu fraksi yaitu 5 kursi.

Sekedar informasi, sebelumnya dikatakan pemerintah telah meresmikan pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2024.

Tak hanya Pemilu serentak, pemerintah bersama DPR dan penyelenggara pemilu telah memutuskan jadwal pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) pada tahun 2024.

Pemungutan suara Pemilu Serentak (Pileg dan Pilpres) tahun 2024 akan digelar pada Rabu, 28 Februari 2024.

Sedangkan, pemungutan suara Pilkada Serentak 2024 pada Rabu, 27 November 2024.

Hal itu dibenarkan oleh Wakil Ketua Komisi II DPR Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Luqman Hakim kepada wartawan, Jumat (4/6/2021).

"Semalam sudah disepakati bersama," kata Luqman.

Luqman menjelaskan hasil pembahasan antara Komisi II DPR, pemerintah, Komisi pemilihan umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) pada Kamis (3/6/2021) malam itu, menghasilkan empat point, yakni:

1. Pemungutan suara Pemilu Serentak (Pileg dan Pilpres) 2024 adalah hari Rabu 28 Februari 2024.

2. Pemungutan suara Pilkada Serentak 2024 adalah hari Rabu 27 November 2024.

3. Tahapan Pemilu Serentak 2024 dimulai 25 bulan sebelum Hari-H pemungutan suara yakni Maret 2022.

4. Syarat pencalonan dan dalam Pilkada Serentak 2024 adalah hasil Pemilu DPRD Provinsi/Kab/Kota Pemilu 2024 (perolehan suara dan perolehan kursi Pemilu 2024). (arf)

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved