Breaking News:

Empat Nama Kandidat Ketua PW Fatayat NU Sumsel MenCuat Jelang Konferensi Wilayah X

Empat kandidat bakal memimpin Pengurus Wilayah (PW) Fatayat Nahdatul Ulama (NU) Provinsi Sumsel periode 2021-2024 mencuat.

tribunsumsel.com/arif
Pengurus Fatayat NU Sumsel. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Empat kandidat bakal memimpin Pengurus Wilayah (PW) Fatayat Nahdatul Ulama (NU) Provinsi Sumsel periode 2021-2024 mencuat jelang Konferensi Wilayah (Konferwil) X yang dijadwalkan berlangsung, Minggu (6/6/2021) mendatang di Hotel Arista. 

Fatayat NU merupakan salah satu Badan Otonom (Banom) NU yang menaungi anggota perempuan berusia antara 35-45 tahun.  

Keempat nama kandidat Ketua PW Fatayat NU Sumsel, yakni Pricilia, Hilmia, Elvaria, serta Helmarosa yang akan bersaing memperebutkan suara dari Pengurus Cabang (PC) Fatayat NU di 17 kabupaten/kota yang mempunyai hak pilih.

PANGLIMA OPM Serukan KKB Papua Gabung NKRI:Kita Sudah Ditipu Mentah-mentah

Seperti yang disampaikan Ketua Pelaksana Konferwil X Fatayat NU Sumsel, Helmarosa, kegiatan ini rencananya bakal dihadiri langsung oleh Ketua Umum PP Fatayat NU, Anggia Erma Rini, dan direncanakan dibuka oleh Gubernur Sumsel, Herman Deru. 

Dimana, ada tiga agenda utama yang bakal dibahas pada Konferwil yang mengusung tema "Pengabdian Perempuan Muda NU Menuju Fatayat Mandiri yang Berakhlakul Karimah" ini.

"Arti secara harfiah tema Konferwil X kali ini kita sebagai perempuan Fatayat NU ke depan berusaha untuk lebih mandiri demi kemaslahatan umat yang berakhlak mulia," sebut Helma.

Tiga agenda utama yang akan dihelat saat Konferwil ini diantaranya pertanggungjwaban kepengurusan PW Fatayat NU Sumsel periode 2015-2020. Dan yang paling utama pemilihan Ketua PW Fatayat NU Sumsel periode periode 2021-2025. 

Sementara, terkait namanya yang disebut sebagai salah satu kandidat calon ketua PW Fatayat NU Sumsel ke depan dengan nada datar Helma mengaku menyerahkan sepenuhya kepada peserta Konferwil X. 

Sementara itu, mustasyar PWNU Sumsel, Ramlan Holdan berharap agar kepengurusan Fatayat NU Sumsel ke depan diisi oleh orang-orang yang kredibel karena tantangan ke depan tidaklah ringan. 

TAKUT Serang Pasukan TNI-Polri, KKB Papua Kini Pilih Bantai Warga:Satu Keluarga Kades Terbujur Kaku

"Diantaranya dalam menghadapi tantangan di era globalisasi, kesetaraan gender. Perempuan Fatayat NU harus mampu mengaktualisasikan dirinya jika tidak akan tertinggal, disinilah perlunya memanfaatkan setiap peluang.

Termasuk menyongsong kontestasi Pileg 2024 mendatang," imbuh Ramlan yang juga Ketua DPW PKB Sumsel ini.

Penulis: Arief

Editor: Refly Permana
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved