Breaking News:

Berita Muaraenim

Pertama di Indonesia, 20 Lulusan PKN STAN Resmi Diangkat CPNS Pemkab Muaraenim

HNU mengingatkan para calon ASN untuk segera beradaptasi, menjunjung tinggi idealisme dan bekerja prima sesuai dengan kompetensi

Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
Pj Bupati Muaraenim Dr H Nasrun Umar SH MM (HNU) menyerahkan keputusan pengangkatan lulusan PKN STAN yang telah lulus tes seleksi kompetensi dasar (SKD) sebagai calon ASN Pemkab Muaraenim di Ruang Rapat Pangripta Nusantara, Kantor Bappeda Kabupaten Muaraenim, Senin (31/5/2021). 
Laporan wartawan Sripoku.com, Ardani Zuhri
SRIPOKU.COM, MUARAENIM - Menindaklanjuti kerja sama antara Pemkab Muaraenim dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia, sebanyak 20 lulusan Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN tahun 2020 diangkat sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkab Muaraenim.
Dalam kegiatan peresmian dan penyerahkan keputusan pengangkatan 20 orang lulusan PKN STAN yang telah lulus tes seleksi kompetensi dasar (SKD) sebagai calon ASN Pemkab Muaraenim tersebut dilakukan langsung oleh Pj Bupati Muaraenim Dr H Nasrun Umar SH MM (HNU) dengan didampingi Pj Sekretaris Daerah Drs Emran Tabrani MSi dan para tamu undangan dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) di Ruang Rapat Pangripta Nusantara, Kantor Bappeda Kabupaten Muaraenim, Senin  (31/5/2021) .
"Saya berharap para lulusan PKN STAN dapat memenuhi kebutuhan sumber daya ASN Pemkab Muara Enim khususnya dalam pengelolaan keuangan negara demi mewujudkan akuntabilitas keuangan daerah," kata HNU.
Menurut HNU, bahwa pengalokasian dan pengangkatan lulusan PKN STAN sebagai calon ASN di pemerintah daerah ini merupakan pertama kali terjadi di Indonesia karena baru pada lulusan 2020-2021 ini, Kemenkeu RI mengalokasikan lulusan PKN STAN ke tiga pemerintah daerah di Indonesia yaitu Pemkab Muara Enim, Pemkab Sleman dan Pemkot Yogyakarta.
Pengalokasian lulusan STAN jni, merupakan tindak lanjut dari Surat Bupati Muara Enim No. 800/428/BKPSDM-2/2020 tentang Pengajuan Kebutuhan Pegawai Pengelola Keuangan kepada Kemenkeu RI sehingga kemudian dituangkan dalam penandatanganan nota kesepahaman antar kedua instansi.
 
Lebih lanjut HNU menyampaikan bahwa para calon ASN lulusan PKN STAN yang diresmikan hari ini merupakan lulusan program studi perpajakan, manajemen asset dan akuntansi yang akan ditempatkan sebagai auditor, pengelola keuangan, verifikator keuangan dan administrator keuangan di perangkat daerah terkait, yaitu Badan Pendapatan Daerah, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Inspektorat, Bagian Perencanaan dan Keuangan Sekretariat Daerah serta Bagian Keuangan Sekretariat DPRD. 
Selain itu, HNU mengingatkan para calon ASN untuk segera beradaptasi, menjunjung tinggi idealisme dan bekerja prima sesuai dengan kompetensi yang dimiliki serta berdasarkan amanat Permen-PANRB RI, yaitu tidak diperkenankan untuk mengajukan usul pindah unit kerja maupun pindah instansi minimal 10 tahun terhitung mulai diangkat sebagai calon ASN.
"Kalian adalah aset negara, tidaklah mudah bisa masuk STAN. Jadi, tolong benahi, katakan salah jika salah dan katakan benar jika benar," tegas HNU.
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved