11 Napi Wanita di Jember Jatim Positif Covid-19 & Isolasi Mandiri, Petugas Beri Perhatian Khusus
Berawal dari satu narapidana wanita baru yang mengalami gejala sesak nafas dan dinyatakan positif Covid-19.
Ketika menjalani isolasi, sebelas narapidana itu mendapat perawatan khusus. Pola makan dan hidup mereka diperhatikan oleh perawat Lapas.
• Yakin Aman Sendirian Jaga Markas, Polsubsektor Oksamol Briptu Mario Sanoy Gugur Usai Diserang 6 OTK
Seperti makanan yang bergizi dan vitamin untuk meningkatkan imun tubuh.
Pria yang akrab disapa Yandi itu menduga, penularan virus corona tersebut berasal dari seorang narapidana baru.
Sebab, saat itu ada narapidana baru yang mengalami gejala sesak napas.
Ketika dibawa ke RSD dr Soebandi dan dilakukan tes swab, ternyata napi itu terinfeksi virus corona.
“Untuk itu, sekarang kami perketat rokes bagi narapidana baru,” tambah dia.
Narapidana baru dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember juga harus tes swab dulu agar ketika masuk lapas aman.
• Hengkang dari Inter Milan, Antonio Conte Calon Kuat Pelatih Real Madrid: Geser Massimilliano Allegri
Selain itu, pegawai Lapas tidak menerima tamu dari luar, kecuali petugas yang ditunjuk kejaksaan dan pengadilan untuk sidang online.
Petugas juga memperketat penerapan prokes, mulai dari memakai masker, mencuci tangan hingga menjaga jarak.
Dia menegaskan, meskipun sebelas narapidana itu sudah sembuh dari Covid-19, Lapas Kelas II A Jember tetap tidak memperbolehkan kunjungan sejak 2020 lalu.
Namun hanya bisa menitipkan barang atau kunjungan via video call.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Berawal 1 Napi Alami Sesak Napas, Terbongkar 11 Napi di Lapas Jember Positif Covid-19, Kini Dinyatakan Sembuh"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/ilustrasi-wanita-dipenjara_20160219_091125.jpg)