Breaking News:

KKB Penembak Perwira Kopassus Bukan Sosok Biasa, Pernah Taubat Tapi Kumat Lagi, 2 Kali Teror TNI

Namun, 2 tahun menghilang, Terinur Enumbi diduga memimpin anak buahnya menyerang prajurit TNI

Editor: Hendra Kusuma
Ist/handout
Almarhum Letda Amran Blegur (kiri) dan LW, pelaku pembunuh anggota KKB Papua yang ditangkap oleh Satgas Nemangkawi, Minggu (23/5/2021) malam 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Dalam pergerakannya di Papua, keberadaan KKB Papua, yang kerap menamakan diri Tentara Pertahanan Nasional Organisasi Papua Merdeka (TNP-OPM) itu, kerap membuat teror dan terdiri dari beberapa kelompok.

Salah satunya kelompok Terinus Enumbi yang aktif membuat teror bahkan menewaskan beberapa prajurit terbaik TNI, termasuk menembak dan menewaskan seorang Prajurit Terbaik dari Kopassus yakni Letda Inf Amran Blegur.

Mereka dengan curang menyergap Letda Inf Amran Blegur saat mengantarkan sembako. Sejarah panjang kelompok KKB Papua piminan Terinur Enumbi ini cukup unik, sebab Terimns Enumbi adalah kelompok yang pernah taubat.

Alias menyerahkan diri pelukan NKRI alias menyatakan diri taubat dan tak akan lagi menebar teror.

Tepatnya, kelompok pimpinan Terinur Enumbi ini, menyerahkan diri alias kembali ke pelukan NKRI pada 2016 silam.

Namun, 2 tahun menghilang, Terinus Enumbi diduga memimpin anak buahnya menyerang prajurit TNI yang tengah mengantarkan sembako, salah satunya LW yang kini ditangkap oleh Satgas Nemangkawi.

Sementara itu, LW bukan sosok sembarangan, dia adalah sosok senior yang disegani di kelompok Terimus Enumbi dan pemasok senjata.

Maka tak heran dia adalah DPO pertama yang diburu pihak TNI Polri ketika Letda Inf Amran Blegur tewas dalam serangan yang dipimpin LW.

LW, disebut-sebut sebagai pemimpin operasi dari kelompok Terinus Enumbi dan sekaligus menjadi penyulai senjata.

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved