Berita Religi

Apakah Diperbolehkan Aqiqah Dengan Selain Kambing dan Domba? Begini Jawaban Ustaz Khalid Basalamah

Lantas, bagaimana pemilihan hewan untuk aqiqah apakah boleh dengan selain kambing dan domba?

Penulis: Tria Agustina | Editor: Welly Hadinata
Tangkap layar YouTube Lentera Islam
Ustaz Khalid Basalamah 

SRIPOKU.COM - Apakah boleh Aqiqah dengan selain kambing dan domba? Begini penjelasan Ustaz Khalid Basalamah.

Hukum aqiqah yang kita kenal ialah sunnah muakkad (sangat ditekankan), sebab anak tergadai dengan akikahnya.

Tata cara aqiqah telah masyhur dalam bab bab fikih kitab madzhab arba'ah.

Pada saat aqiqah biasanya dibarengi proses tasmiyah yakni pemberian nama kepada sang anak.
Waktu aqiqah fleksibel, bisa setelah tujuh hari kelahiran (ini yang afdhal) dan bisa di lain kesempatan (terkait dengan finansial seseorang).

Hukum aqiqah dan qurban ada kemiripin, meski tak sama persis, terkait tujuan pelaksanannya.

Lantas, bagaimana pemilihan hewan untuk aqiqah apakah boleh dengan selain kambing dan domba?

Berikut penjelasannya Ustaz Khalid Basalamah dilansir melalui kanal YouTube Tafsir Ilmu.

Baca juga: Bolehkah Makan Aqiqah Anak Sendiri? Ternyata Begini Penjelasan dan Hukumnya Terdiri dari Dua Alasan

Hukum Makan Aqiqah Anak Sendiri
Hukum Makan Aqiqah Anak Sendiri (Kolase Sripoku.com)

Bahwasanya Nabi Sholallahu'alaihiwasallam telah mengaqiqahi Al Hasan dan Al Hussein masing-masing satu ekor kambing (HR. Abu Daud dan dishahihkan oleh Ibnu Huzaimah, Ibnu Jarut dan Abdul Haq)

"Hadits ini menyebut tentang aqiqah dan aqiqah ini yang dimaksud adalah menyembelihkan hewan buat bayi di hari ketujuhnya," jelas Ustaz Khalid Basalamah.

Dan ada banyak hadits Nabi uang menyebutkan masalah itu dengan semua sanad shahih di antaranya adalah

"Tumpahkanlah darah di hari si bayi di hari ketujuhnya dan sembelihkanlah buat dia dan berikanlaha dia nama serta potonglah atau cukurlah rambutnya."

Aqiqah ini hukumnya wajib bagi orang mampu, karena bayi semuanya tergadai jiwanya dengan aqiqahnya.

Sebuah hadits kata Nabi Sholallahu'alaihiwasallam semua bayi tergadaikan dengan aqiqahnya, maka sembelihlan untuk anak laki-laki dua ekor domba dan buat anak perempuan satu ekor domba.

Pelajaran yang bisa diambil dari hadits ini yang pertama adalah aqiqah itu dilakukan bagi bayi buat orang mmapu.

Kemudian yang disembelih hanya boleh domba atau kambing dan tidak boleh diganti dengan hewan lain.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved