Breaking News:

Berita Pagaralam

AKBP Dolly Gumara Kumpulkan Pengelola Objek Wisata, 'Jangan ada yang Buka, Pagaralam Ini Dingin'

Kebijakan ini membuat sejumlah pengelolah objek wisata terkejut, pasalnya penutupan dilakukan secara mendadak tanpa ada pemberitahuan dan sosialisasi

Penulis: Wawan Septiawan | Editor: Welly Hadinata
Sripoku.com/Wawan Septiawan, Handout
Kapolres Pagaralam AKBP Dolly Gumara SIK MH berinisiatif melakukan pertemuan dengan satker terkait dilingkup Pemkot Pagaralam berserta pengelola objek wisata yang ada di Kota Pagaralam. Kemudian digelar rapat koordinasi komitmen bersama wujudkan wisata sehat bebas Covid 19. Hal ini dilakukan sejalan dengan penyebaran Covid-19 yang mana Kota Pagaralam bestatus zona orange. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Untuk mengantisipasi penyebaran Corona Virus (Covid-19) di wilayah Pagaralam Pemerintah Kota (Pemkot) bersama Polres Pagaralam memberlakukan penutupan semua objek wisata di Pagaralam sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Kebijakan ini membuat sejumlah pengelolah objek wisata terkejut, pasalnya penutupan dilakukan secara mendadak tanpa ada pemberitahuan dan sosialisasi sebelumnya.

Untuk itu bertempat di Mapolres Pagaralam digelar rapat koordinasi komitmen bersama wujudkan wisata sehat bebas Covid 19. 

Hal ini dilakukan sejalan dengan penyebaran Covid-19 yang mana Kota Pagaralam berstatus zona orange.

Melihat hal ini Kapolres Pagaralam AKBP Dolly Gumara SIK MH berinisiatif melakukan pertemuan dengan satker terkait dilingkup Pemkot Pagaralam beserta pengelola objek wisata yang ada di Kota Pagaralam. 

"Rakor ini kita gelar dalam rangka mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Pagaralam. Untuk itu perlunya dukungan dan kerjasama sejumlah pihak dan pengelola objek wisata agar sementara waktu tidak beroperasi membuka objek wisata," ujar Kapolres.

Kapolres mengingatkanbahwa situasi Kota Pagaralam yang dingin dan jarang terkena sinar matahari kemungkinan rentan terpapar dengan Covid-19. Serta dengan menghindari kerumuman ditempat wisata juga memutus penyebaran Covid-19. 

"Tidak dipungkiri, pengalaman tahun lalu, usai lebaran menjadi kebiasaan masyarakat melakukan aktifitas liburan ke Pagaralam, tidak hanya masyarakat lokal namun juga dari wisatawan luar daerah.  
Untuk itulah, dengan adanya rakor ini adanya komitmen kita bersama untuk mengantisipasi hal terburuk," katanya.

Sementara Sekdakot Pagaralam, Dra Syamsul Bahri Burlian yang turut hadir menyampaikan, dirinya mengucapkan banyak terima kasih kepada Kapolres Pagaralam yang tetap inten melakukan sosialisasi terhadap waspada penyebaran Covid-19. 

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved