Pertikaian Dua Remaja di Muratara Berakhir Mengenaskan, Rumah Kades Didatangi Warga Usai Tarawih
Seorang remaja di Muratara menderita luka tusuk usai ditikam oleh seorang remaja lainnya. Kini, pelaku sudah diamankan.
SRIPOKU.COM, MURATARA - Seorang remaja berusia 15 tahun ditikam.
Akibatnya. warga Desa Sukomoro, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) ini menderita luka tusuk di bawah ketiaknya, serta beberapa luka ringan di bagian kepala dan kaki.
Kini, korban masih menjalani perawatan di Puskesmas Surulangun.
• Membangun 1000 Bioskop Kabupaten di Indonesia
korban dikabarkan kena tujah oleh pria yang juga masih remaja, berinisial EP (14), warga Desa Sungai Baung, Kecamatan Rawas Ulu.
EP sudah diserahkan ke polisi setelah diamankan oleh warga.
"Korban dirawat di Puskesmas, kalau pelaku sudah diserahkan ke polisi," kata Kepala Desa Sukomoro, Fachrur Rahman kepada wartawan, Rabu (12/5/2021).
Rahman tidak mengetahui secara pasti penyebab terjadinya penusukan terhadap warganya itu.
Dia mengaku terkejut saat pulang dari salat Tarawih tadi malam melihat warga ramai di rumahnya.
• Emosi Sule Meluap-luap Tahu Nathalie Tega Lakukan Ini Padahal Lagi Hamil, Eks Lina: Enggak Selera!
Ternyata di rumahnya, warga mengamankan EP, remaja yang berkelahi dengan korban.
"Pas saya pulang dari masjid habis salat tarawih tahu-tahu di rumah saya sudah ramai, rupanya warga mengamankan si pelaku ini tadi," kata Rahman.
Dia langsung menghubungi polisi dan meminta warganya tidak melakukan hakim sendiri.
Rahman mengungkapkan perkelahian antar remaja itu terjadi tadi malam, Selasa (11/5/2021) sekira pukul 19.30 WIB.
Persisnya di dekat pemakaman atau jembatan Kelurahan Pasar Surulangun, tak jauh dari Puskesmas Surulangun.
• Kian Membabi Buta, Rumah Sakit Indonesia di Gaza Dibombardir Pasukan Israel
Perawat Puskesmas Surulangun, Arfen, mengungkapkan korban mengalami luka tusuk di bawah ketiak.
Tusukan itu sedalam 2 sentimeter dan sudah dijahit dengan 4 jahitan.
"Sudah kami bersihkan lukanya tadi malam itu langsung kami jahit," katanya.
Informasi didapat, kronologi perkelahian antar remaja itu berawal dari pelaku EP mengendarai sepeda motor berboncengan dengan temannya.
Begitu pun korban juga mengendarai sepeda motor berboncengan dengan temannya.
Sepeda motor yang dikendarai pelaku dan korban berpapasan di jalan poros antar desa itu, nyaris bersenggolan.
• Panduan Tata Cara Salat Idul Fitri di Rumah, Salat Sendiri dan Berjemaah Dilengkapi Khotbah Pendek
Alhasil terjadilah perselisihan dan cekcok mulut antara kedua remaja ini.
Pelaku EP kemudian mengambil gunting di dalam sepeda motornya, lalu menusuk korban.
"Pelaku sudah di Polsek, masih proses," kata Kapolsek Rawas Ulu, AKP Ujang AR.