DINDING Dilapisi Kawat Bersilet, Ini Dia Penampakan Pangkalan Militer Pertama China di Luar Negeri

Bahkan China bukan hanya fokus membuat persenjataan, tapi juga mencari lokasi di luar Tiongkok untuk bisa menempatkan kekuatan angkatan lautnya.

Tayang:
Editor: Wiedarto
China Daily
Foto Pasukan Militer China. 

SRIPOKU.COM, AFRIKA--China terus mengembangkan peralatan militer canggih yang siap dikerahkan bila terjadi perang. Bahkan China bukan hanya fokus membuat persenjataan, tapi juga mencari lokasi di luar Tiongkok untuk bisa menempatkan kekuatan angkatan lautnya.

Salah satunya membangun pangkalan militernya di negara di Benua Afrika.  Ambisi China untuk membangun pengaruh besar di benua Afrika kini bukan lagi retorika. 

Ternyata Negeri Tirai Bambu itu mulai menuai hasil dari misinya untuk memperluas dominasinya di pentas dunia. Karena faktanya China telah mengambil alih sejumlah negara Afrika.

China mendirikan pangkalan militer setelah meminjamkan banyak uang serta menguasai infastruktur dan ekonomi yang membuat negara-negara tersebut bergantung pada negeri tirai bambu tersebut.

Di sisi barat Kota Djibouti di Afrika terdapat kompleks militer yang luas.
Di dalam dindingnya yang dilapisi kawat silet terdapat helipad, dermaga yang cukup besar untuk memuat kapal induk, dan 2.000 tentara di samping kendaraan lapis baja dan kapal perang.

Dibuka pada tahun 2017, ini adalah pangkalan militer luar negeri pertama China - tetapi akan segera menjadi salah satu dari banyak pangkalan yang berlokasi di Afrika.

Ya China kini telah dan akan membangun sejumlah pangkalan militer di luar negeri, dimulai dari Djibouti, Afrika.

China juga telah menguasai infrastruktur --dan tentunya juga ekonomi-- sejumlah negara di benua paling panas ini.

Demikian berita terkini Wartakota bersumber dari dailymail.co.uk.

Peringatan Militer Amerika Serikat

China membangun pangkalan militer di Djibouti, Afrika, dan sejumlah negara lain setelah menguasai infrastruktur dan ekonomi di banyak negara Afrika.

Departemen Pertahanan Amerika Serikat memperingatkan tahun lalu bahwa Beijing 'kemungkinan' telah mencari pangkalan di Angola, Seychelles, Kenya, dan Tanzania.

Minggu ini Jenderal Stephen Townsend - petinggi Amerika di Afrika - memperingatkan pangkalan angkatan laut baru yang mirip dengan yang ada di Djibouti akan segera muncul di pantai barat Afrika.

Pangkalan semacam itu, yang dapat berlokasi di mana saja dari Mauritania hingga Namibia, akan memungkinkan China untuk memproyeksikan pertumbuhan militernya tidak hanya melintasi Samudra Pasifik tetapi juga Atlantik, kata Jenderal Townsend.

Sementara pemikiran tentang pangkalan militer China yang bermunculan di seluruh Afrika mungkin baru bagi sebagian orang.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved