Hari Kedua Larangan Mudik, Jumlah Kendaraan Pemudik Berkurang, Hanya 6 Kendaraan Diminta Putar Balik

Memasuki hari kedua penegakan aturan larangan mudik,jumlah kendaraan yang diputar balik pos penyekatan Simpang Trans Batumarta jauh berkurang

Penulis: Leni Juwita | Editor: Azwir Ahmad
sripoku.com/leni juwita
Situasi pemeriksaan pemudik di pos penyekatan simpang Batumarta KM 15 Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) /sripoku.com/leni juwita 

SRIPOKU.COM.BATURAAJA - Pada hari ke-2 penyekatan kendaraan pemudik yang diputar balik mengalami penurunan.

Hingga ba’da Jumat terpantau hanya enam kendaraan roda empat dipaksa putar balik di pos penyekatan Simpang Trans Batumarta Kabupaten Ogan Komeirng Ulu (OKU), Jumat (7/5/2021).

Pantauan di  pos penyekatan Simpang Batumarta  tercatat  6 kendaraan roda empat pribadi dari  arah Lampung yang dipaksa putar balik karena tidak mengantongi surat tugas atau surat jalan  serta  surat keterangan rapid antigen negatif.  

Diantaranya ada juga minibus tarvel membawa penumpang tujuan Kota Palembang  juga diarahkan balik kanan. Mini bus plat Palembang ini sebenarnya mau kembali ke Kota Palembang setelah pulang dari Lampung.

Namun karena dia membawa penumpang yang tidak dilengkapi surat-surat sesuai ketentuan yang berlaku maka terpaksa disuruh putar balik.

Kepala Pos penyekatan Simpang Batumarta Ipda Syamsul Rizal menjelaskan pos penyekatan Simpang Batumarta yang berlokasi  di KM 15 Kelurahan Sepancar Lawangkulon Kabupaten Ogan Komerng Ulu (OKU)  ini bertugas memeriksa dari dan tujuan perjalanan beserta surat-surat perjalanan surat tugas dan surat keterangan negatif rapid antigen .

Pos penyekatan ini dijaga oleh petugas gabungan TNI dan POLRI, Dishub, Pol PP dan petugas kesehatan . pada hari pertama  diberlakukan penyekatan, di pos penyekatan Simpang Batumarta mengerahakan puluhan personil dilengkapi dengan empat petugas kesehatan dari Puskesmasa Lubukraja.

Pos Penyekatan di Kabupaten OKU ada 4 pos masing-masing, Pos Penyekatan di Pengandonan (perbatasan Muaraenim) yang bertugas melakukan pemeriksaan  pintu masuk dari Kabupaten muara Enim.

Kemudian Pos Lubukbatang yang bertugas melakukan pemeriksaan di pintu masuk dari perbatasan Prabumulih. , Pos Lengkiti yang melakukan pemeriksaan di (perbatasan OKU Selatan dan Pos Simpang Batumarta (perbatasan OKU TIMUR).

Kepala Pos Penyekatan Simpang Batumarta menjelaskan, seperti amanat Kepala Kepolisian RI Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si  mengatakan, Operasi Ketupat 2021 akan digelar selama 12 hari terhitung dari tanggal 6 Mei 2021 sampai dengan 17 Mei 2021.

Kapolri meminta seluruh personil yang terlibat dalam Operasi Ketupat 2021 harus melaksanakan dengan sungguh-sungguh. Tujuannya, masyarakat dapat melaksanakan Idul Fitri secara aman nyaman dan terhindar Covid-19. 

Pantauan dilapangan,kendaraan para mudik terpantau lebih banyak yang terjaring di pos penyekatan dipagi hari. Diperkirakan para pemudik memanfaatkan waktu  pagi-pagi sekali karena menduga petugas di pos pencegatan belum siaga. Namun sayangnya sejak pagi petugas di Pos Pnecegatan sudah siaga sehinga puluhan kendaraan peirbadi yang akan mudik terpaksa putar balik.

Bagi pengendara yang memang memiliki kepentingan mendesak seperti menjalankan tugas dilengkapi dengan surat jalan dan surat tugas, atau membawa orang sakit untuk berobat  dipersilakan melanjutkan perjalanan ketempat tujuan.

Seperti yang terpantau dari kendaran dari Bengkulu ada yang ditugaskan melakukan perjalanan dinas ke Kabupaten OKU Timur dengan dilengkapi surat tugas cap basah dan syarat prokes masa Pandemi covid-19 terpenuhi maka dipersilakan meneruskan perjalanan ketempat tujuan.  (eni)

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved