Breaking News:

Berita Palembang

AKP Irwan Sidik Putar Balikkan 500 Kendaran di Simpang Kertapati Palembang, ada Juga 2 WNA Rusia

Hal ini lantaran tidak memiliki dokumen sebagai syarat untuk melintas, seperti rapid, kTP asli Palembang dan Izin dari dinas terkait. 

Sripoku.com/Andi Wijaya
Petugas gabungan saat memeriksa kendaran yang melintas di pos penyekatan Nila Kandi Kertapati Palembang, Kamis (6/5/2021). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Andi Wijaya

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kurang lebih sekitar 400 kendaraan roda empat yang berasal dari luar Palembang, terpaksa berputar balik di Jalan lintas Sumatera Palembang-Indralaya,.

Hal ini lantaran tidak memiliki dokumen sebagai syarat untuk melintas, seperti rapid, kTP asli Palembang dan Izin dari dinas terkait. 

Ketika ditemui, Kapolsek Kertapati Palembang, AKP Irwan Sidik mengatakan, mulai dari sekitar pukul 00.00 hingga pukul 13.00, ada banyak kendaraan roda empat yang berputar balik karena tidak memiliki dokumen sebagai syarat diperbolehkan melintas.

"Penyekatan ini kita lakukan sesuai dengan standar SOP dan bagi pengendara yang tidak memiliki dokumen seperti surat izin melintas dan surat rapid test atau antigen, kita sudah putar balik," ungkapnya, Kamis (6/5).

Lanjutnya, selain roda empat pihaknya juga menerapkan kepada pengemudi R2 motor yang tidak memiliki dokumen.

"Ada 100 unit kendaraan R2 yang tidak memiliki dokumen, kita sudah putar balik," bebernya. 

Dari data yang dihimpun, sambung Irwan, banyak kendaraan yang terjaring di pos penyekatan berasal dari kabupaten/kota di Sumsel tapi bukan dari Palembang.

"Bukan dari Palembang dan tidak memiliki izin, oleh itulah terpaksa kita suruh mereka untuk putar balik," katanya. 

Selain itu, ada juga Warga Negara Asing (WNA) yang tak luput dari pos penyekatan.

"Ada dua orang WNA asal Rusia yang rapid testnya tidak berlaku sehingga dilakukan rapid rest dan hasilnya negatif, sedangkan untuk dokumen pendukung mereka sudah lengkap untuk melintasi wilayah Palembang," bebernya. 

Ditambahkannya, mereka yang masuk Palembang dengan menumpang minibus.

"Kita memastikan bagi warga yang melintasi wilayah Palembang akan diperiksa dan bila memenuhi persyaratan akan dibolehkan lewat dan jika tidak mereka kita suruh putar balik," tutupnya.

Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved