Breaking News:

Mudik Lebaran di Palembang 2021

BREAKING NEWS : 5 Ribu Penumpang Mudik dari Bandara SMB II Palembang

mengatakan minggu ini terjadi peningkatan dari sekitar 4.000 penumpang, naik menjadi 4.800 - 5.000 penumpang.

SRIPOKU.COM / Maya Citra Rosa
Suasana di bandara SMB II menjelang larangan mudik lebaran, Senin (3/5/2021), terpantau 5 ribu penumpang mudik melalui Bandara SMB II Palembang. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Maya Citra Rosa

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Jumlah penumpang dari dan menuju Palembang di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II semakin meningkat, sebelum larangan mudik 6-17 Mei 2021 diberlakukan.

Hasil pantauan di Bandara SMB II, sejumlah penumpang memasuki pintu keberangkatan secara tertib menerapkan protokol kesehatan, dan banyaknya warga Palembang yang mengantar keberangkatan keluarganya ke luar kota.

Selain itu, para penumpang yang baru saja sampai di Bandara SMB II dijemput oleh keluarganya yang sudah menunggu di depan pintu kedatangan.

Hal ini sejalan data dari managemen Bandara SMB II, yang mana ada kenaikan jumlah penumpang seminggu sebelum pemberlakuan larangan mudik dilaksanakan.

Executive General Manager Bandara Internasional SMB II, Tommy Ariesdianto, AMTru, SE mengatakan minggu ini terjadi peningkatan dari sekitar 4.000 penumpang, naik menjadi 4.800 - 5.000 penumpang.

"Jumat kemarin itu puncaknya, ini juga sejalan dengan banyaknya pergerakan pesawat yaitu 50 pergerakan," ujarnya, Senin (3/5/2021).

Penumpang kebanyakan datang dari Jakarta, Bali, Batam dan beberapa wilayah lainnya.

Meskipun demikian, pihak bandara tetap melakukan pengawasan secara ketat protokol Kesehatan bagi kedatangan maupun keberangkatan.

Mengenai larangan mudik 6-17 Mei 2021 tersebut, syarat yang harus dipenuhi untuk dapat berangkat lebih diperketat.

Bandara SMB II tetap beroperasional untuk melayani penumpang yang sudah memiliki syarat surat rekomendasi, kepentingan mendesak seperti orang sakit dan lain sebagainya.

Pemeriksaan GeNose C19 dan Rapid Antigen juga diperketat dengan hanya berlaku 1x24 jam saja.

"Kami tetap beroperasi tapi mengurangi jam operasional dari pukul 08.00-16.00 saja," ujarnya.

Peningkatan jumlah pasien yang melakukan tes GeNose juga terjadi, dalam sehari sekitar 250 orang melakukan tes GeNose di Bandara SMB II.

"Saya cek ada peningkatan sekitar 50 persen per harinya, sama seperti rapid test antigen tapi lebih sedikit dari GeNose," ujarnya. (Sripoku.com)

Baca juga: Hilang Bak Ditelan Bumi, TNI-Polri Kehilangan Jejak Ali Kalora Cs, Satgas Madago Raya Diganti

Syarat Naik Pesawat di Masa Larangan Mudik Lebaran 2021, PT Angkasa Pura I Sebut Makin Ketat

Penulis: maya citra rosa
Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved