Breaking News:

Berita Palembang

Polrestabes Palembang Operasi Ketupat Musi Mulai 6-17 Mei, Lewat Pos Penyekatan Wajib Tunjukkan Ini

Operasi Ketupat Musi 2021 yang akan dimulai pada 6-17 Mei 2021 mendatang akan melibatkan 465 personil gabungan.

SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Kasat Lantas Polrestabes Palembang, Kompol Endro Aribowo 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Operasi Ketupat Musi 2021 yang akan dimulai pada 6-17 Mei 2021 mendatang akan melibatkan 465 personil gabungan.

Hal ini diungkapkan Kasat Lantas Polrestabes Palembang, Kompol Endro Aribowo, dalam rilis yang diterima Sripoku.com, Kamis (29/4/2021). 

Hendro mengatakan, total keseluruhan jumlah anggota yang dilibatkan dalam Operasi Ketupat Musi 2021 ini ada sebanyak 465 personil.

"Semua ini terdiri dari 255 personil Polri, 150 personil terkait, seperti dari BKPB, PU, PLN, dari TNI 60 personil, Dishub Palembang, Dinkes Palembang, Satpol PP, Poluska dan Senkom,” bebernya.

Dikatakan Endro Aribowo, setiap personel akan dibagi dan disebar di 11 pos, pos pengamanan, pelayanan maupun penyekatan.

"Dimana kota ketahui setiap bulan Ramadan kita tentunya berkumpul, makan bersama keluarga merupakan momen bahagia buat semua orang termasuk juga polisi sama.

Namun karena di masa covid-19 ini yang memang harus menjaga jarak untuk bertemu," ungkapnya.

"Ayo kita patuhi program dan kebijakan pemerintah.  Karena pandemi Covid-19 ini, kita tidak untuk mudik tahun ini.

Tetap melakukan ibadah puasa. Kemudian merayakan Idul Fitri dari rumah masing-masing, untuk silaturahmi bisa menggunakan video call.

Mari kita turut serta menjaga dari penularan Covid-19,” imbau Endro Aribowo kepada masyarakat Sumsel Khususnya.

Endro mengatakan pihaknya akan memberikan sanksi kepada masyarakat yang nekat melintas namun tidak bisa mempertanggungjawabkan perjalanannya dengan dibuktikan syarat-syarat seperti bukti PCR atau swab, antigen atau surat jalan untuk bertugas.

“Sanksi ini ada di pos penyekatan. Jika nantinya ada masyarakat yang melintas di pos penyekatan dan tidak bisa mempertanggungjawabkan perjalanannya dan tidak bisa membuktikan dengan surat-surat yang diminta maka kami akan suruh putar balik kendaraannya,” ujarnya. (ril)

Penulis: Andi Wijaya
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved