Breaking News:

PPKM di Sumsel Diperpanjang

BREAKING NEWS: PPKM Skala Mikro di Sumsel Diperpanjang Dua Pekan Lagi, Dua Daerah Ini Jadi Prioritas

Sebelumnya, PPKM skala mikro di Sumsel telah diterapkan pada 6-19 April dan diperpanjang selama sepekan kemudian mulai 19-26 April 2021.

sripoku.com/jati
Operasi yustisi yang digelar Pol PP beberapa waktu lalu. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Jati Purwanti

SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Pemerintah provinsi Sumatera Selatan memutuskan kembali memperpanjang penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro hingga dua pekan ke depan atau sampai 10 Mei 2021.

Sebelumnya, PPKM skala mikro di Sumsel telah diterapkan pada 6-19 April dan diperpanjang selama sepekan kemudian mulai 19-26 April 2021.

Kepala Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Sumsel, Rika Efianti, mengatakan, Gubernur Sumatera Selatan sudah menandatangani Surat Keputusan perpanjangan PPKM skala mikro seiring dengan arahan dari pemerintah pusat untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

Resah Banyak Copet & Maling Getah Karet, Desa Muara Burnai II OKI Gelar Sayembara Tangkap Maling

“Kami mengikuti aturan dari Pemerintah Pusat. PPKM di Sumsel juga diperpanjang dua pekan ke depan,” katanya, Rabu (28/4/2021).

Perpanjangan PPKM di Sumsel ini dilakukan karena adanya penambahan kasus positif korona di Sumsel.

Berdasarkan data Covid-19 dari Dinas Kesehatan Sumsel, jumlah kasus Covid-19 meningkat menjadi 20.068 kasus dan meninggal dunia dengan Covid-19 mencapai 979 kasus. Sementara itu, jumlah kesembuhan mencapai 17.712 kasus.

Menurut Rika, untuk mengantisipasi penambahan kasus selama PPKM skala mikro diperpanjang, Pemprov Sumsel terus menggencarkan upaya 3T (tracing, testing dan treatment).

Upaya tersebut juga lebih digencarkan di dua daerah yang termasuk sebagai zona merah penyebaran Covid-19 di Sumsel, yakni Kota Palembang dan Kabupaten OKU Timur.

Terungkap Pemilik 2 Mobil Misterius Terparkir Selama 4 Tahun di Hotel Ayola Sentosa Palembang

Adapun rincian kasus Covid-19 di Palembang tercatat 10.106 kasus dan di OKU Timur sebanyak 669 kasus.

“Baik pemerintah provinsi dan pemerintah daerah terus melakukan sosialisasi pencegahan penyebaran Covid-19. Mulai dari sosialisasi penggunaan masker, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas, rajin mencuci tangan dan menjaga jarak,” ujar Rika.

Penulis: Jati Purwanti
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved