Breaking News:

Berita OKI

Resah Banyak Copet & Maling Getah Karet, Desa Muara Burnai II OKI Gelar Sayembara Tangkap Maling

Hadiah yang akan diberikan cukup menggiurkan, bagi warga yang berhasil menangkap penjahat disertai barang bukti.

TribunSumsel.com/Nando
Sayembara tangkap maling yang digelar oleh Pemerintah Desa Muara Burnai II, Kecamatan Lempuing Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). 

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG -- Dalam upaya menekan tindak kriminal di wilayahnya, warga Desa Muara Burnai II, Kecamatan Lempuing Jaya, Kabupaten Ogan Komering Ilir menggelar sayembara. 

Hadiah yang akan diberikan cukup menggiurkan, bagi warga yang berhasil menangkap penjahat disertai barang bukti.

Pembagiannya, untuk siang hari bonus yang diberikan yaitu Rp 1.000.000. Sedangkan di waktu malam hari uang yang diberikan sebesar Rp2.000.000.

Baca juga: Saya Minta Maaf, Pernyataan Oknum Pimpinan Ponpes di OKI Cabuli Belasan Santri Usai Divonis 20 Tahun

Baca juga: BREAKING NEWS: Pimpinan Ponpes di OKI Dipenjara 20 Tahun, Istri Hamil Tua Cabuli Sejumlah Santri

Kepala Desa Muara Burnai II, Efri Yadi menyatakan pengumuman itu telah disebar di beberapa tempat melalui spanduk, pamflet dan juga media sosial.

"Sayembara tangkap maling berhadiah ini berlaku bagi siapapun tidak terkecuali. Kami melakukan ini untuk menciptakan lingkungan yang tertib, aman, nyaman dan tentram," ucapnya melalui telepon, Rabu (28/4/2021) siang.

Alasan utama diadakannya sayembara, lantaran sekitar tiga bulan terakhir telah terjadi puluhan kali pencurian getah karet milik warga dan semakin maraknya penjambretan di area pasar selama bulan Ramadan.

"Kami sudah geram, selalu ada saja kejadian pencurian maupun penjambretan di lingkungan kami ini, bahkan parahnya lagi pencurian getah karet kerap terjadi di siang hari setelah ditinggal pemiliknya pulang ke rumah," tegas Kades.

Lebih lanjut ia menyampaikan, sayembara ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungannya.

Baca juga: Fokus Cek Prokes dan Imbauan, Penyekatan Pemudik di OKI Baru Akan Dilakukan Senin Nanti

Baca juga: Warga Desa Sungai Ceper OKI Diarahkan Jadi Petani, Kapolda Sumsel Datangi Kampung Pembuatan Senpi

"Sebagai pemicu bagi masyarakat agar lebih peduli dengan keamanan sekitar, berkat sayembara ini juga warga kembali menghidupkan giat poskamling," 

"Alhasil pelaku kejahatan akan enggan beraksi, karena gerak-geriknya sudah diperhatikan," tuturnya.

Sementara itu, Herman salah satu korban pencurian mengatakan para pencuri sangat lincah ketika menjalankan aksinya.

"Pencuri tidak datang saat kebun dijaga tetapi saat kebun tidak dijaga getah karet kami habis diambil. Kemungkinan besar para pencuri ini sudah mengetahui kondisi kebun," bebernya singkat.

Editor: RM. Resha A.U
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved