Wakil Walikota Palembang Kesal
Hati-Hati Belanja Bahan Makanan, Mengandung Zat Berbahaya Bagi Kesehatan
Banyak penelitian yang mengungkap bahwa masih banyak produsen makanan menggunakan bahan-bahan kimia berbahaya
Penulis: maya citra rosa | Editor: Azwir Ahmad
5. Natrium Nitrit, zat aditif ini sering kali digunakan sebagai bahan pengawet hot dog dan bacon.
Makanan yang mengandung natrium nitrit cenderung tinggi akan kandungan natrium dan lemak, sehingga disarankan untuk membatasinya.
Daging olahan yang mengandung nitrit dan zat aditif lainnya, diduga juga dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung dan pembuluh darah.
"Penelitian bahkan menunjukkan bahwa natrium nitrit dapat menyebabkan kerusakan sel yang bisa mengakibatkan kanker," ujarnya.
6. Gula, meski alami, ternyata gula juga tidak baik bagi kesehatan jika dikonsumsi secara berlebihan.
Gula dapat memicu perubahan dalam tubuh yang membuat otot menjadi kejang. Selain itu, kelebihan gula juga bisa memicu obesitas, diabetes, dan penyakit jantung.
7. Garam, mengonsumsi banyak garam dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, gangguan ginjal, serta penyakit jantung dan pembuluh darah.
Perlu diwaspadai, bahwa pengawet, pewarna makanan buatan, dan zat aditif lain, diduga memainkan peran dalam meningkatkan perilaku hiperaktif pada anak-anak.
"Banyak penelitian yang mengungkap bahwa masih banyak produsen makanan menggunakan bahan-bahan kimia berbahaya yang seharusnya tidak boleh digunakan pada makanan," ujarnya.
Bahan kimia yang dimaksud adalah boraks, formalin, dan pewarna tekstil atau rhodamin B dan kuning metanil, yang sudah jelas melanggar Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 472/Menkes/Per/V/1996 tentang Pengamanan Bahan Berbahaya Bagi Kesehatan.
Lebih jelas, Devi menjelaskan bahwa Boraks atau natrium tetraborat berbentuk kristal lunak yang seharusnya digunakan dalam campuran pembuatan gelas, pupuk tanaman, pengawet kayu, salep kulit, dan lain-lain.
Sementara formalin (HCHO) biasanya digunakan hanya sebagai pengawet mayat, pembunuh kuman, pengeras kuku, dan perekat kayu lapis.
Sedangkan rhodamin B dan kuning metanil adalah pewarna tekstil, kertas, maupun cat.
Jajanan pasar yang mengandung formalin memiliki ciri-cirinya tekstur makanan lebih kenyal, tidak mudah hancur, lebih tahan lama, ada aroma yang cukup menyengat.
Formalin biasanya ditemukan pada olahan tahu dan mi basah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/1formaliin.jpg)