Update Harga Ayam Potong di Lubuklinggau, Ini Sebab Lima Hari Ini Turun Seribu Per Hari
Di awal ramadan lalu, harga ayam potong melambung tinggi hingga mencapai Rp 42 ribu per kilogram, kini harganya turun menjadi Rp 34 ribu
SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU - Memasuki pertengahan bulan suci ramadan, harga ayam potong di Lubuklinggau Sumsel mengalami penurunan.
Pantauan Tribunsumsel.com di Pasar Intruksi Presiden (Inpres) Lubuklinggau, harga ayam potong di pasar ini mengalami penurunan sejak sepekan terakhir.
Di awal ramadan lalu, harga ayam potong melambung tinggi hingga mencapai Rp 42 ribu per kilogram, kini harganya turun menjadi Rp 34 ribu per kilogram.
• 4 Resep Menu Makan Sahur Khas Medan, Praktis Buat di Rumah dan Dijamin Lezat, Buat Semangat Sahur
Teti salah satu pedagang ayam potong di Pasar Inpres Lubuklinggau mengatakan, penurunan harga ayam potong terjadi secara bertahap sejak sepekan terakhir.
"Turun sudah seminggu ini, tapi penurunannya paling terasa lima hari terakhir, hampir setiap hari turun Rp 1.000 per kilogram," ujarnya Teti pada Tribunsumsel.com, Minggu (25/4/2021).
Menurutnya, turunnya harga ayam potong memasuki pertengahan ramadan ini merupakan hal yang wajar, karena menurunnya permintaan dari masyarakat.
"Memasuki pertengahan ramadan ini konsumsi masyarakat turun, sedangkan di awal banyak masyarakat masak, sekarang banyak yang beli, ditambah banyak warung nasi mulai tutup," ungkapnya.
Namun ia memprediksi penurunan harga ayam potong ini hanya bersifat sementara, biasanya sepekan menjelang lebaran Idul Fitri mendatang harga ayam kembali merangkak naik.
• Reaksi Perantau Asal Muba Dengar Imbauan Bupati Dodi Reza untuk tidak Mudik, Ada yang Kekeh Mudik
"Biasanya naik saat awal Ramadan, kemudian stabil lalu saat menjelang Idul Fitri nanti naik lagi, karena permintaannya terus meningkat," tambahnya.
Sementara untuk harga komoditi di Luuklinggau lainnya yang terpantau masih normal yakni harga telur ukuran super masih dikisaran Rp 46 ribu per karpet, telur ukuran kecil Rp 44 ribu per karpet.
Namun harga telur ini akan diprediksi ikut merangkak naik sepekan menjelang lebaran Idul Fitri karena tingginya permintaan masyarakat untuk berbagai keperluan.
"Paling Minggu inilah stabil, Minggu depan kemungkinan akan mulai naik, karena banyak masyarakat mulai membuat kue lebaran," timpal Leni pedagang Telur.
Sedangkan komoditi lainnya yang terpantau stabil yakni bawang merah Rp 30 ribu per kilogram, bawang putih Rp 26 ribu per kilogram, cabai merah Rp 40 ribu per kilogram dan cabai rawit sebelumnya Rp 39 ribu perkilogram.
• Diajak Heri Masuk Kapal Selam, Kenangan Manis, Jumpa Terakhir IBUNDA Komandan KRI Nanggala-402
Sementara Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadis Perindag) Kota Lubuklinggau, Surya Darma mengatakan untuk harga kebutuhan pokok di Kota Lubuklinggau masih dalam keadaan stabil.
"Untuk saat ini harga kebutuhan pokok masih dalam keadaan wajar, bahkan untuk ayam sekarang kembali normal," ungkapnya.
Sementara yang perlu diantisipasi biasanya saat menjelang Idul Fitri, di beberapa kelurahan sering kali terjadi kelangkaan LPG 3 Kg.
"Untuk menanggulangi kondisi tersebut, kita sudah meminta kepada Sales Representative dari PT Pertamina agar memantau secara langsung pendistribusian LPG terutama ukuran 3 Kg," ujarnya.
Penulis: Eko Hepronis
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/pasarinpreslinggau.jpg)