Breaking News:

Ramadan 2021

Lebih Baik Mana Mengqodho Puasa atau Bayar Fidyah Bagi Ibu Hamil? Perhatikan Dua Hal Penting Ini

Seseorang yang tengah hamil, ia diharuskan mengganti (qodho') puasa atau membayar fidyah?

Penulis: Tria Agustina | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/ANTON
Ilustrasi ibu hamil 

"Maka (ketentuan cara ganti puasa) ibu hamil ini dibagi dua oleh para ulama,

1. Jika khawatir pada dirinya saja, karena kalo berpuasa bisa mengganggu keadaan dirinya dan lemah saat berpuasa, maka hukumnya sepakat dia boleh berbuka.

Bahkan wajib berbuka, maka nanti kemudian diqodho (diganti) kemudian hari setelah selesai Ramadhan.

Jadi ketika anda melahirkan, selamat lahirannya, bayinya juga selamat.

Setelah itu ada waktu senggang silahkan di antara sebelas bulan ke depan ambil, cicil sehari-sehari.

Tidak harus berurutan, hari pertama sekarang, tiga hari setelahnya, empat hari setelahnya, bahkan pernah Saayidah Aisyah pernah mengqodho' puasa itu di bulan Sya'bannya.

Jadi setelah Ramadhan, bulan sya'ban tahun depannya hampir 11 bulan baru qodho.

Jadi bukan aib mengqodho itu walaupun tidak berurutan.

Baca juga: Cara Membayar Fidyah Puasa Bagi Golongan yang Sulit Berpuasa, Ini Takarannya oleh Ustaz Adi Hidayat

2. Kalau ada ibu hamil hanya khawatir pada bayinya, bukan pada dirinya, saya sanggup puasa cuma khawatir bayi saya ini dalam kondisi lemah dalam kandungan.

Maka kondisi seperti ini kata para ulama terbagi dua pendapat, pendapat yang pertama mengatakan tetap qodho' saja.

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved