Breaking News:

Jajaran Ditlantas Polda Sumsel Tak Ingin Kecolongan, Jemput Bola Sosialisasi Larangan Mudik Lebaran

Polda Sumsel terus melakukan sosialisasi terhadap masyarakat mengenai larangan mudik lebaran 2021, salah satunya langsung jemput bola.

Penulis: Bayazir Al Rayhan
Editor: Refly Permana
tribunsumsel/eko
Spanduk larangan mudik terpasang di Simpang Tiga Menuju Bandara Silampari Lubuklinggau, Jumat (16/4/2021) 

Laporan wartawan Sripoku.com, Bayazir Al Rayhan

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Polda Sumsel terus melakukan sosialisasi terhadap masyarakat mengenai larangan mudik lebaran 2021 yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Meskipun saat ini masih memasuki hari ke sembilan bulan puasa ramadan, Polda Sumsel terus memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tidak mudik.

Hal ini tentunya bertujuan untuk mencegah angka peningkatan penyebaran Covid-19 saat libur lebaran.

Berbagai cara dilakukan pihak kepolisian untuk memberikan edukasi kepada masyarakat untuk tidak mudik terlebih dahulu ke kampung halaman.

6 Resep Masakan Khas Jambi, Praktis Buat di Rumah dan Dijamin Lezat, Bisa Jadi Menu Makan Sahur

Bahkan salah satu cara yang digagas oleh pihak kepolisian dalam hal ini, Direktorat Lalu Lintas Polda Sumsel dengan melakukan sistem jemput bola.

"Terkait kendaraan jalur darat, dari bus maupun travel-travel baik yang resmi maupun tidak, itu kita akan mencoba untuk mendekati ke sumbernya dimana mereka biasa ngepul dimana mereka biasa kumpul," kata Dirlantas Polda Sumsel, Kombes Pol Cornelis Ferdinan Hotman Sirait, Rabu (21/4/2021).

Bukan tidak mungkin, sistem seperti ini nantinya bisa mencegah masyarakat untuk tidak melakukan mudik lebaran.

Nantinya, pihak kepolisian akan menyampaikan langsung kebijakan pemerintah tentang larangan mudik lebaran, terkhusus ditanggal 6 hingga 17 Mei 2021 mendatang.

INFO Lowongan Kerja 2021 - LRT Buka Lowongan Kerja Besar-besaran, Cek di Sini Syaratnya!

"Tidak ada moda transportasi yang beroperasi dari satu provinsi ke provinsi lainnya, kecuali ada transportasi dalam hal ini sembako, BBM, ambulance, damkar, kendaraan dinas, TNI Polri dan ASN yang melaksanakan tugas dari satu tempat ke tempat yang lain yang dilengkapi surat tugas, cap dan tanda tangan," lanjutnya.

Selain itu juga, seluruh jajaran Satlantas yang ada di wilayah Sumsel juga sudah mempersiapkan pembuatan pos pemantauan dan penyekatan.

Dengan demikian, instruksi larangan mudik dari pemerintah bisa terlaksana dengan baik.

"Inilah yang menjadi perhatian dan fokus kami, agar tidak ada yang lolos dari pantauan," katanya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved