Penganiaya Perawat RS Siloam Ditangkap

Netizen Iba Lihat Perawat RS Siloam Palembang yang Dianiaya Tahan Tangis Saat Video Call dengan Deru

Tangkapan layar ketika dirinya berbicara dengan sang perawat diunggah mantan bupati OKU Timur itu di media sosial pribadi Herman Deru.

Editor: Refly Permana
TRIBUN SUMSEL/SHINTA DWI ANGGRAINI
Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru melakukan video call bersama perawat RS Siloam Sriwijaya berinisial CRS (28) yang dilakukan oleh seorang keluarga pasien, Sabtu (17/4/2021) . 

Laporan wartawan Sripoku.com, Maya Citra Rosa 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Gubernur Sumsel, Herman Deru, berbicara lewat video call bersama perawat RS Siloam Palembang yang dianiaya keluarga pasien.

Tangkapan layar ketika dirinya berbicara dengan sang perawat diunggah mantan bupati OKU Timur itu di media sosial pribadinya.

Sontak, foto tersebut ditanggapi sejumlah netizen.

Kenakan Hijab dan Jual Hijab, Amanda Manopo Jadi Mualaf?

Di akun Instagramnya @hermanderu67, terpantau sejumlah netizen membubuhkan komentar.

"Saya sempat video call dengan Ners Christina, tenaga kesehatan dari RS Siloam Sriwijaya Palembang yang merupakan korban penganiayaan keluarga pasien yang terjadi baru-baru ini, sebagai perhatian dan untuk memberikan semangat kepada
Ners Christina,"  tulisan Deru pada foto tersebut.

Kasus ini menjadi perhatian luas bahkan hingga tingkat nasional. Dirinya menyayangkan kekerasan yang terjadi.

Namun dia berharap semuanya tetap kondusif dan mempercayakan penanganan kasus ini kepada aparat yang berwewenang dan semua yang bersangkutan. 

Ramalan Zodiak Besok, Senin 19 April 2021: Scorpio Kesulitan Taurus Boros Aries Waspada Sagitarius?

"Semoga korban cepat sembuh dan persoalan hukumnya segera selesai," ujarnya dalam caption postingan tersebut.

Salah satu komentar dari warganet, @parmanjoy_76 yang mengatakan ini baru pemimpin yang peduli dan prihatin dengan rakyatnya.

"Good luck pak Gub" tulis akun tersebut.

Komentar netizen lainnya @leea.me juga merasa ikut sedih dengan ekspresi yang ditunjukkan oleh perawat seperti menahan tangis.

Postingan Herman Deru saat berbicara dengan perawat RS Siloam Palembang yang dianiaya keluarga pasien.
Postingan Herman Deru saat berbicara dengan perawat RS Siloam Palembang yang dianiaya keluarga pasien. (sripoku.com/maya)

"Aku nangis liat ekspresi mukanya kaya trauma sama nahan tangis gitu," ujarnya.

Dua Hari Pasca Suami Ditahan, Istri Pengeroyok Perawat RS Siloam Palembang Tak Ada di Kayuagung

Komentar lainnya dari @ns_budii yang berterima kasih kepada Gubernur Sumsel sudah ikut peduli dengan perawat di Sumsel.

"Terima kasih pak. Telah memberikan dukungan kepada teman sejawat kami. Semoga kejadian seperti ini tidak terulang lagi," ujarnya.

Sebelumnya, korban penganiayaan perawat RS Siloam Sriwijaya yang dilakukan oleh keluarga pasien yang terjadi Kamis (15/4/2021) sempat viral di media sosial dan membuat trending #saveperawatindonesia.

Kondisi korban yang berinisil CH saat ini masih mendapatkan perawatan di RS Siloam, Sabtu (17/4/2021).

Selain itu, pelaku JT sudah ditangkap pada Jumat (16/4/2021) malam di kediamannya di daerah OKI Sumsel.

Pasca ditetapkan tersangka, keluarga JT kini buka suara.

Bermula Saksi Hingga Kini Aset Disita, Timeline Eddy Hermanto Tersangka Kasus Masjid Raya Sriwijaya

Keluarga besar mengucapkan permintaan maaf atas ulah yang dilakukan JT hingga membuat publik terpancing emosi.

"Pertama-tama saya memohon maaf kepada suster (perawat) dan pihak rumah sakit atas kejadian kemarin yang sangat meresahkan masyarakat luas," kata Melisa, Istri penganiaya perawat RS Siloam Palembang, ketika ditemui awak media, Sabtu (17/4/2021) siang.

Selain meminta maaf, Melisa juga berniat ingin mengkonfirmasi terhadap berita yang beredar yang menurutnya kurang imbang dan hanya memojokkan pihaknya.

"Saya mau klarifikasi di sini, kejadian tersebut bermula karena adanya ketidak profesionalan seorang suster rumah sakit dalam melayani pasien.

Menurut saya sebagai orang tua bisa berakibat fatal, apalagi anak saya masih balita," ungkap Melisa mengawali cerita.

MASUK Hari Kelima, Ini Doa Puasa Ramadhan Hari Ke 5, Lengkap Latin Arab dan Artinya

Sambungnya, sebelum kejadian penganiayaan dalam video yang viral dijagat dunia maya, ia berkata bahwa sejak awal saat anaknya dirawat di RS Siloam tersebut sudah mendapat perlakuan yang tidak mengenakkan hatinya.

"Sebenernya jujur, dari awal di situ perasaan saya sudah tidak enak melihat sikap suster itu.

Dari nada bicaranya saja agak ketus, saat menangani anak saya yang rewel juga nyeletuk 'Ini (anaknya) rewel terus, harusnya kalau siang jangan ditidurin jadi malem ngga rewel terus'.

Yah saya jadi tidak enaklah dengernya, kok bisa seorang suster tega ngomong seperti itu," terangnya, bahkan sebelum kejadian viral Melisa sempat memfoto suster tersebut karena perasaan yang tidak enak.

Kemudian, saat anak Melisa selesai dirawat dan akan pulang ke rumah suster tersebut yang bertugas melepas infus anaknya yang menurutnya tidak dilakukan secara profesional.

"Ternyata bener kejadian kan, udah dia nyabutnya kasar darah sampai kemana-mana di baju, lantai, kasur,"

"Eh, malah saya disalahin katanya, sebaiknya ibu-ibu jangan gendong anak," tuturnya.

Perawat RS Siloam Palembang yang Dianiaya Video Call Sama Gubernur Herman Deru, Saya Masih Lajang

Masih kata Melisa, darah yang keluar dari tubuh anaknya sangat banyak dan menurutnya perbuatan suster tersebut sudah fatal dan tidak wajar.

"Sebagai orangtua saya pikir wajar jika kita panik, apalagi setelah liat anak saya sampai keluar darah si suter itu tidak mau meminta maaf,"

"Masih ada bekas darahnya di baju, semua saya foto," pungkasnya.

Ditambahkannya, melihat darah yang keluar dari tubuh anaknya tak berhenti dan penanganan dari suster tersebut pun kurang, Melisa bahkan langsung mengadu ke kepala perawat.

"Fatal darah itu, saya sampai ngadu ke kepala perawat baru ditangani darah tersebut di kasih plester,"

"Sama suster itu darah anak saya cuma ditutul-tutul aja pakai tissu toilet. Saya ga bohong saya berani bersaksi nanti di pengadilan," bebernya.

Melisa juga meminta kepada pihak Rumah Sakit tempat anaknya dirawat untuk mempertimbagkan posisi dirinya dan meminta supaya suster diberikan teguran.

Beda dari Amanda Manopo, Ayya Renita Minta Pembelaan Putri Anne, Kesal Dicibir Nempelin Arya Saloka

"Saya minta pihak Rumah Sakit apalagi Rumah Sakit Siloam punya record sebagai rumah sakit bagus, pertimbangkan lagi kejadian ini jangan sampai terjadi ke pasien yang lain apalagi balita karena bisa membahayakan,"

"Menurut saya sikapnya sangat tidak profesional dan sangat tidak layak bekerja di rumah sakit manapun.

Harus dipertimbangkan suster itu jika diterima bekerja lagi," tutupnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved