Breaking News:

Berita Ramadhan

Mimpi Basah dan Junub Jelang Imsak Lalu Makan Sahur, Apakah Sah Puasanya? Karena Belum Mandi Wajib

Sebab, banyak yang menganggap jika dalam keadaan junub atau hadas besar harusnya mandi wajib lebih dahulu baru Sahur.

Editor: Hendra Kusuma
Istimewa
Ilustrasi mandi wajib atau bersuci, Mimpi Basah dan Junub Jelang Imsak Lalu Makan Sahur, Apakah Sah Puasanya? Karena Belum Mandi Wajib 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Kerap menjadi perdebatan, bolehkah langsung makan Sahur dan kemudian Puasa Ramadhan sementara kita dalam keadaan junub atau mengalami Mimpi Basah jelang Imsak?

Sebab, banyak yang menganggap jika dalam keadaan junub atau hadas besar harusnya mandi wajib lebih dahulu baru Sahur.

Sebab, ada yang menganggap Sahurnya dianggap tidak sah karena dalam keadaan junub.

Karena dalam keadaan junub atau hadas besar tidak melakukan ibadah apapun.

Terkait dengan hal ini, ada beberapa pendapat berdasarkan dalil sebagai berikut:

1. Boleh Sahur dan Tetap Melanjutkan Puasa

Pendapat yang menyatakan, jika dalam keadaan junub dan belum sempat Mandi Wajib tetap dibolehkan Sahur dan puasa tetap sah.

Hal ini berdasarkan Hadit Riwayat Bukhori Muslim, beradal dari Ummu Salamah dan Aisyah.

"Bahwasannya, Rasulullah dalam keadaan junub ketika masuk waktu fajar, kemudian belum mandi dan berpuasa." (HR Bukhari Muslim)

Berdasarkan hadist tersebut di atas disebutkan dalam Kitab Al Wajiz fi Fiqhis Sunnah wal Kitabil ‘Aziz karangan Syaikh Abdul ‘Azhim Al-Badawi, bahwa, jika sudah keburu Imsak dan belum sempat Mandi Wajib, maka dibolehkan melanjutkan Sahur.

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved