Breaking News:

Profil Selebriti

Mengenal Marcell Siahaan, Penyanyi Ternama yang Baru Jadi Mualaf, Berasal dari Keluarga Musisi

Lantas siapa Marcell Siahaan? penyanyi tanah air yang baru saja mualaf, berikut profilnya.

Instagram/@marcellsiahaans
Marcell Siahaan jadi mualaf 

Eric 'The Fox' Carr yang juga pernah menjadi drummer KISS. Instrumen inilah yang akhirnya dia dalami.

Kini Marcell juga menjadi salah satu pemegang endoresment alat musik drum merek Gretsch Drums dari USA dan Meinl Cymbals bekerjasama dengan Tiga Negeri Music.

Baca juga: 4 Amalan Utama di Hari Jumat, Ada Pahala Berlipatganda, Amalan Terakhir Doa 100 Persen Terkabul

Baca juga: Sempat Kaya Mendadak, Sisa Uang Warga Tuban Dikabarkan Tinggal Segini, Pak Kades Angkat Bicara

Baca juga: Ayu Ting Ting Ngaku tak Punya Salah, Pakar Soroti Gestur Saat Bertemu Nagita: Masalah Belum Selesai

Mantan Dewi Lestari

Marcell menikah dengan penyanyi, pencipta lagu dan penulis Dewi 'Dee' Lestari pada 12 September 2003 di Bandung.

Dari pernikahan tersebut mereka dikaruniai seorang anak laki-laki yang diberi nama Keenan Avalokita Kirana yang lahir pada tanggal 5 Agustus 2004.

Mereka berpisah secara damai pada tanggal 3 September 2008, dan kemudian menikah untuk kedua kalinya dengan mantan finalis Miss Singapore Universe 2001, aktris dan juga pembawa acara, Rima Melati Adams, yang berkewarganegaraan Inggris pada tanggal 28 Januari 2009 di Kampung Glam, Singapura.

Dari perkawinan Rima sebelumnya, Marcell juga mendapatkan anak laki-laki bernama Edga Ian Cook.

Pada tanggal 22 September 2014 Marcell dikarunai seorang anak laki-laki, Seth Ananda Siahaan.'

Perjalanan Karir

Marcell Siahaan sudah akrab dengan musik sejak masih kecil.

Beberapa anggota keluarganya menyukai dan bahkan ada yang berkecimpung di dunia musik.

Mereka kemudian mengenalkan Marcell dengan berbagai musik populer yang kelak menjadi referensi bermusik Marcell.

Ia kemudian berlatih memainkan beberapa instrumen musik dan kemudian memilih mendalami drum.

Di usia remaja, Marcell membentuk band Puppen bersama sahabatnya, Robin Malau pada 1992.

Band tersebut kemudian menjadi salah satu band underground terkemuka di Bandung dengan karya yang laris terjual secara DIY (Do-It-Yourself).

Meskipun Puppen mengkilap di jalur underground, Marcell tetap setia pada segala jenis musik termasuk Adult Contemporary dan Pop.

Ia bahkan memutuskan untuk hengkang karena merasa Puppen tidak membuatnya berkembang

Puppen kemudian bubar pada tahun 2002 dan menjadi salah satu legenda musik underground Indonesia.

Setelah Puppen, Marcell sempat memiliki berbagai proyek musik lainnya sebelum namanya dikenal di dunia tarik suara Tanah Air.

Ia pernah membentuk band The Experimental Jetsets hingga bergabung dengan paduan suara Glorify The Lord Ensemble.

Pada tahun 2002, Marcell mulai dikenal publik setelah berduet dengan Shanty di lagu "Hanya Memuji".

Tahun berikutnya, Marcell merilis album solo pertamanya yang bertitel "Marcell".

Album ini kental dengan warna musik urban pop bertempo lambat dan sedang seperti "Semusim", "Firasat", "Jangan Pernah Berubah" dan "Waktu Kan Menjawab".

Marcell melibatkan pencipta lagu handal antara lain Melly Goeslaw, Glenn Fredly dan juga para aranjer handal seperti Tohpati, Iso, Aksan Sjuman dan EQ Humania.

Banyak lagu dalam album tersebut yang menjadi hits hingga mampu mendongkrak popularitas Marcell.

Kondang lewat musik pop tak membuat Marcell meninggalkan musik rock yang juga menjadi kesenangannya.

Tahun 2009, Marcell membentuk sebuah grup band beraliran post-grunge bernama Konspirasi bersama ketiga sahabatnya yaitu Edwin Syarif (Cokelat), Candra 'Che' Johan (Cupumanik) serta Denny Hidayat yang kemudian digantikan oleh Romy Sophiaan (OMNI).

Konspirasi telah merilis beberapa album dengan beberapa lagu andalan seperti Melawan Rotasi (2012) hingga Mantra Provokasi (2017).

Hingga kini, Marcell masih berkecimpung di dunia tarik suara dengan merilis karya, tampil di atas panggung hingga menjadi juri untuk ajang pencarian bakat menyanyi.

Atas kecemerlangannya di dunia tarik suara, Marcell diganjar sederet penghargaan bergengsi seperti Best New Male Artist di AMI Awards, Best Male Performance di Anugerah Planet Muzik dan masih banyak lagi.

Selain dunia tarik suara, Marcell juga menjajal dunia seni peran dengan bermain di film layar lebar.

Beberapa film yang pernah ia bintangi adalah Andai Ia Tahu (2002), Laskar Pemimpi (2010) dan Wiro Sableng: Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 (2018).

Ia juga pernah bermain dalam sinetron produksi Sinemart arahan sutradara Maruli Ara berjudul Kapan Kita Pacaran Lagi? dan berhasil masuk menjadi nominator Piala Vidia 2005 dalam kategori Aktor Pria Terbaik, serta sebuah sinetron lepas FTV arahan sutradara Arie Azis berjudul 'PACAR SELEBRITIS' bersama Kinaryosih.

Di dunia iklan, Marcell juga pernah menjadi bintang untuk berbagai macam produk mulai dari makanan hingga elektronik.

Jadi Mualaf

Marcell sempat menjadi sorotan terkait kabar dirinya menjadi seorang mualaf.

Saat menjadi bintang tamu dalam video YouTube Daniel Mananta, Marcell menceritakan pengalaman spiritualnya hingga memutuskan masuk Islam.

"Pada akhirnya kenapa muslim?" tanya Daniel Mananta.

"Gue nyaman, gue seneng, gue yakin bahwa segala sesuatu harus ada titiknya. Itu aja," ungkap Marcell Siahaan dalam video di kanal YouTube Daniel Mananta Network yang diunggah pada Rabu (31/3/2021).

Marcell mengungkapkan bahwa saat ini ia merasa bisa berbuat lebih banyak hal dan berguna bagi orang lain.

"Dan gue merasa bisa berbuat banyak hal. Menjadikan diri gue sesuatu yang berguna bagi banyak orang," kata Marcell Siahaan.

"Jadi bukan hanya pencapaian spiritual buat diri gue, tapi pencapaian spiritual eksternal. Jadi buat anak dan istri gue juga," tambahnya.

Sebelum memutuskan menjadi mualaf, Marcell telah melalui perjalanan spiritual yang cukup panjang.

Ia mengaku sempat menjadi agnostik, kemudian menjadi seorang kristiani, lalu pindah ke agama Budha, hingga akhirnya memutuskan masuk Islam.

Baca juga: KAPOLDA Sumsel Kunker ke Lubuklinggau, Wako SN Prana Putra Sohe Serahkan Sertifikat Hibah Lahan

Baca juga: Pengamat Sepakbola & Asisten Pelatih Dukung Usulan Presiden SFC, Izinkan Pemain Asing Main di Liga 2

Baca juga: Ingin Meninggal Dunia dalam Keadaan Husnul Khatimah? Biasakanlah Lakukan Ini Sebelum Tidur

Penulis: Nadyia Tahzani
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved