Beredar di Media Sosial Perempuan Dibegal di Jalinsum, Motor Terbalik Kaki Luka

Meski pelaku begal gagal melakukan aksi kejahatannya, namun korban mengalami luka di lutut sebelah kanan dan motor terbalik.

Editor: Refly Permana
sripoku.com/anton
Ilustrasi begal terhadap cewek. 

SRIPOKU.COM, MURATARA - Sedang ramai di media sosial, seorang perempuan dibegal ketika melintas di jalan lintas Sumatera yang ada di Kabupaten Muratara.

Kejadian ini terjadi Kamis (8/4/2021) siang di wilayah Kecamatan Rupit

Pengendara tersebut adalah seorang wanita asal Desa Batu Gajah Baru, Kecamatan Rupit

Ari, suami korban mengonfirmasikan bahwa istrinya dibegal sekira pukul 14.00 WIB siang. 

Cerita Sertu Efri Salman, Prajurit TNI yang Terpilih Jadi Kades di OKU Timur: Awalnya Ajukan Cuti

Beruntung aksi begal tersebut digagalkan oleh adik iparnya atau sepupu korban. 

Kebetulan sepupu korban sedang lewat hendak berangkat kerja dan melihat korban tengah dibegal. 

"Untung ada sepupu istri saya, dia kebetulan lewat mau kerja, terus ada warga yang nolong juga," kata Ari. 

Meski pelaku begal gagal melakukan aksi kejahatannya, namun korban mengalami luka di lutut sebelah kanan. 

Sepeda motor yang dikendarai korban pun rusak karena korban terbalik. 

"Kondisi motor pecah-pecah, kaki istri saya lecet di lutut, tolong Polres Muratara dan pemerinta desa setempat keamanannya," kata Ari. 

Warga Pedamaran Sebar Poster Alisyah Duta Dangdut LIDA 2021 Indosiar, Berharap Dukungan Pemkab OKI

Kanit Pidum Satreskrim Polres Muratara, Ipda Dimas saat dikonfirmasi soal aksi penodongan di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) yang viral di jejaring sosial Facebook dan Instagram mengatakan pihaknya belum mendapat laporan dari korban.

"Minta tolong sampaikan ke masyarakat, jika ditodong, dibegal, atau apapun itu, tolong lapor ke Polres atau Polsek," kata Ipda Dimas kepada Tribunsumsel.com, Jumat (9/4/2021).

Dia berharap masyarakat tidak hanya membuat viral di jejaring sosial saja, tapi juga melapor kepada aparat kepolisian agar bisa ditindaklanjuti.

"Kalau tidak ada laporan masyarakat, kami kesulitan menindaknya, kami tidak tahu ciri-ciri atau identitas pelaku," ujar Dimas. 

Untuk menjamin keamanan lalu lintas dan meminimalisir kejahatan jalanan, Dimas mengaku polisi selalu melakukan patroli di sepanjang Jalinsum wilayah Muratara. 

Tak hanya siang hari, patroli juga rutin dilakukan pada malam hari.

"Kalau patroli, kami Satreskrim Polres Muratara selalu patroli, siang malam," kata Dimas.

Penulis: Rahmat

Sumber: Tribun Sumsel
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved