Breaking News:

Puluhan Ribu Hektar Sawah di OKU Timur Terancam Kekeringan, Dampak Jebolnya Tanggul Irigasi

Tanggul irigasi di Desa Kurungan Nyawa Kecamatan Buay Madang OKU Timur jebol,dampaknya ribuan hektare sawah terancam kekeringan

ho/sripoku.com
Tanggul irigasi di Desa Kurungan Nyawa Kecamatan Buay Madang Kabuaten OKU Timur. 

SRIPOKU.COM, MARTAPURA - Tanggul irigasi yang menjadi sumber air persawahan yang berada di Desa Kurungan Nyawa Kecamatan Buay Madang OKU Timur jebol.

Dampaknya lahan persawahan dengan luas total 26.598 hektar terancam mengalami kekeringan.

Selanjutnya petugas Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera VIII (BBWSS) berencana untuk melakukan penutupan pintu air dan pengeringan saluran.

Penutupan pintu air tanggul direncanakan  selama 60 hari untuk identifikasi dan perbaikan tanggul.

Hal itu disampaikan dalam surat pemberitahuan oleh BBWS tanggal (06/4/2021) dengan nomor surat SA 04.01 - Ah/187.

Sementara itu Bupati OKU Timur H Lanosin Hamzah ST atau yang biasa disapa Enos menjelaskan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak Pekerjaan Umum (PU) OKU Timur dan PU Balai.

"Memang ada kerusakan tanggul di daerah BK 0 dan BK 1 persisnya di Desa Kurungan Nyawa, maka dari itu mereka harus menutup area itu agar tidak terjadi ke longsoran yang lebih parah lagi," ujar Enos saat dikonfirmasi. Kamis (8/4/2021).

Bupati OKU Timur mengimbau agar para petani yang terdampak untuk sementara waktu ini mengikuti arahan dari PU.

"Bagi yang menggunakan sumur bor tidak menjadi masalah terkait adanya kerusakan tanggul ini. Selanjutnya saya akan terus koordinasikan dengan pihak BBWSI," tutupnya.

Adapun rincian sawah yang terancam mengalami kekeringan berdasarkan data surat pemberitahuan tersebut yakni wilayah sub D.1. Belitang 1 seluas 6.051 hektar, wilayah sub D.1. Belitang 2 seluas 7.576 hektar, wilayah sub D.1. Belitang 3 seluas 7.971 hektar, dan wilayah sub D.1. Lempuing 5.000 hektar. (
Edo Pramadi)

Editor: Azwir Ahmad
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved