Breaking News:

Frustasi Ditinggal Istri dan Anak, Duda Muda di OKU Selatan Putuskan Konsumsi Sabu

Miftahul tak bisa berbuat banyak setelah kedapatan 7 bungkus paket sabu seberat 1,24 gram yang disimpanya dengan diselipkan di sebuah kursi pelastik.

sripoku.com/alan
Tersangka Miftahul Amal (33) diamankan di kantor Satres Narkoba Polres OKU Selatan, Rabu (7/4/2021). 

SRIPOKU.COM, MUARADUA - Jadi pengguna sekaligus pemakai narkoba jenis sabu membuat kehidupan Miftahul Amal (33) warga Desa Kemu Ulu, Kecamatan Pulau Beringin, Kabupaten OKU Selatan Sumatera Selatan hancur berantakan.

Pasca mengenal narkoba, ayah anak satu tersebut telah ditinggal cerai istri bersama anaknya lebih kurang lima tahun lalu.

Tak hanya itu kini hidupnya harus berakhir dipenjara setelah diamankan oleh Satres Narkoba Polres OKU Selatan.

Tersangka diringkus karena mengedarkan Narkoba jenis sabu di wilayah Kecamatan Pulau Beringin.

Saat diringkus petugas kepolisian Miftahul tak bisa berbuat banyak setelah kedapatan 7 bungkus paket sabu seberat 1,24 gram yang disimpanya dengan diselipkan di sebuah kursi pelastik.

Mutasi di Wilayah Hukum Polres Muaraenim, Kasat Reskrim Digantikan Kasat Narkoba Polres Banyuasin

"Saya frustasi ditinggal istri dan anak sejak sekitar 5 tahun lalu," ujar tersangka tertunduk lesu diwawancara Sripoku.com, Rabu (7/4/2021).

Dengan kondisi lengan diborgol, Ia mengaku sempat berupaya menghindari barang haram tersebut.

Namun karena nasi telah menjadi bubur dan teringat akan keluarga kecilnya, ia kembali berbisnis dan mengkonsumsi narkoba dalam dua bulan belakangan.

"Sebelumnya sempat berhenti 2 tahun lalu, baru-baru ini kembali mengkonsumsi sejak sebulan 3 minggu yang lalu," terangnya.

Terpisah, Kasatres Narkoba Polres OKU Selatan Iptu Hendri SH membenarkan telah mengamankan seorang tersangka di Desa Kemu Ulu perihal penyalagunaan narkoba.

"Tersangka MA (33) kita lakukan penangkapan di Desa Kemu Ulu dari laporan yang masuk, sebab tersangka kerap melakukan transaksi," terang Hendri, Rabu (7/4/2021).

BIKIN Baper, Tanpa Malu dan Sungkan, BCL Peluk Ariel NOAH dengan Mesra: Mencari Cinta

Iptu Hendri membenarkan dari keterangan tersangka yang berstatus pengedar sekaligus pengguna ini kembali menggunakan dan berbisnis barang haram lantaran frustasi ditinggal istri dan anaknya.

"Menurut keterangan tersangka ia melakukan jual beli narkoba frustasi karena ditinggal istri," terangnya.

Berdasarkan barang bukti (BB) 7 bungkus paket sabu ukuran mini yang diamankan tersangka yang berstatus sebagai pengedar dijerat pasal 114 KUHP undang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal selama 20 tahun kurungan penjara.

"Tersangka terancam hukuman pidana paling minimal 5 tahun kurungan penjara paling lama 20 tahun," terang Kasatres Narkoba.

Penulis: Alan Nopriansyah
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved