Keluarga Walikota Harnojoyo & Wawako Fitrianti Agustinda Awali Pendataan Penduduk Tahun 2021

Pendataan diawali dari Walikota Palembang, H Harnojoyo, dan keluarga, kader KB mendata kembali anggota keluarga orang nomor satu di Palembang tersebut

Penulis: Rahmaliyah | Editor: Refly Permana
sripoku.com/rahmaliyah
Pendataan kependudukan Keluarga Berencana terhadap keluarga Walikota Palembang, H Harnojoyo 

Laporan wartawan Sripoku.com, Rahmaliyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Untuk memutakhirkan data kependudukan di Palembang, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Palembang melakukan Pendataan Penduduk tahun 2021

Pendataan diawali dari Walikota Palembang, H Harnojoyo, dan keluarga, kader KB mendata kembali anggota keluarga orang nomor satu di Palembang tersebut.

Mulai dari jumlah anggota keluarga, keberadaan atau domisili keluarga terkini dan masih banyak lagi. 

Selain Harno, dihari yang sama Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda juga mendapatkan pendataan kependudukan. 

KALO Bapak Mau Ayo, Si Neng Nembak Duluan, Gadis 14 Tahun Ajak Nikah Pria 50 Tahun

Harnojoyo mengatakan, sebagai bagian dari penduduk Palembang, ia mengapresiasi upaya pendataan penduduk ini sehingga kedepan dapat diketahui hasil valid jumlah penduduk Palembang terbaru

"Ini agenda pendataan penduduk yang dilaksankan 5 tahun sekali dan kami sangat mendukung dan masyarakat kita harap membantu para petugas akan mendata dengan memberikan informasi yang dibutuhkan dengan benar," katanya, Kamis (1/4/2021). 

Harno menyebutkan, ada 416 ribu Kepala Keluarga (KK) yang menjadi sasaran pendataan penduduk Palembang di tahun ini. Dengan dua cara pendataan, yakni manual dan melalui Smartphone. 

"Target 2 bulan ini pendataan kependudukan selesai. Nanti, meski dalam kondisi puasa kami harap masyarakat bisa membukakan pintunya untuk didata," ujarnya. 

Dosis Kedua Vaksinasi Covid-19 untuk Wartawan di Musi Rawas

Sementara, Kepala DPPKB Palembang, Edwin Effendi menjelaskan, proses pendataan ini seharusnya dilaksanakan tahun lalu namun tertunda karena pandemi.

Akhirnya, pendataan bisa dilakukan ditahun ini dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. 

"Ada 2.489 kader yang membantu untuk pendataan, mulai dari 1 April ini hingga 31 Mei mendatang.

Tujuan kami agar Mendapatkan data KB yang baik sekaligus mendata keluarga apakah ada yang mengalami masalah stunting," ujarnya. 

Untuk membantu kelancaran proses pendataan juga libatkan RT, setelah masuk bulan ramadhan proses pendataan akan dilakukan usai sholat tarawih.

"Kami harap masyarakat dapat membantu petugas kami yang akan melakukan pendataan," ujarnya. 

Dewan: Apakah Sumsel Siap Gelar Pembelajaran Tatap Muka, Bagaimana Kalau Trend Covid Masih Tinggi

Selama pandemi, kata Edwin, tingkat Laju Pertumbuhan Penduduk (LPP) kota Palembang masih dibawah rata-rata nasional.

Artinya, ada indikator keberhasilan dalam mengerem pertambahan penduduk. 

"Sekarang angka LPP 1,18 itu cukup berhasil mengerem pertumbuhan penduduk," tutupnya.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved