Berita Sriwijaya FC
Jumat Ini, Gubernur Sumsel Akan Umumkan Langsung Perombakan Manajemen Pengelola Sriwijaya FC
Seperti diketahui beberapa posisi di manajemen PT SOM ini digadang-gadang bakal disempurnakan akibat mengalami kekosongan.
Penulis: Abdul Hafiz | Editor: RM. Resha A.U
Hendri yang baru saja melepas jabatan Manajer Tim Laskar Wong Kito ini mengatakan, sangat banyak pertimbangan diangkatnya Fadli yang juga merupakan Ketua DPD Partai NasDem Kota Pagaralam itu.
"Pertama kemarin beliau manajer U-20 SFC. Kemudian beliau ini Ketua KONI Kota Pagaralam, penggiat olahraga di Pagaralam. Kriteria-kriteria ini sudah masuk. Dan kita sudah koordinasi dengan Pak Gub, disetujui menjadi Manajer SFC di musim 2021. Tentu manajer baru ini sudah ditunggu-tunggu sudah setahunlah. Akhirnya jatuh kepada Pak Fadli," ucap Ketum KONI Provinsi Sumsel itu.
Menanggapi kabar dirinya dipromosikan untuk masuk dalam jajaran direksi di PT SOM, suami dari Rahma Munto Via Ningrum atau yang sering disapa Rara ini bersyukur dan menjadikannya sebagai motivasi.
"Alhamdullillah begitu banyak amanah yang dititipkan ke saya tentunya akan menjadi motivasi buat saya dalam bekerja," kata Muhammad Fadli SE yang juga menjabat Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pagaralam.

Pasca dirinya ditunjuk sebagai Manajer Tim SFC musim kompetisi 2021, dia mengaku akan menggelar rapat internal terlebih dahulu, pengenalan tim.
Ia pun mengetahui, untuk menduduki jabatan sebagai Manajer Tim Sriwijaya FC yang memiliki sederet prestasi, bukan perkara gampang.
Masa keemasan kiprah Sriwijaya FC yang begitu fantastis terjadi pada musim 2007-2008, yang berhasil meraih double winner untuk yang pertama kali.
Pada musim tersebut tim berjuluk Laskar Wong Kito ini mencatatkan diri sebagai klub pertama yang mampu meraih double winner dalam sejarah persepakbolaan di Indonesia.
Kiprah Sriwijaya FC mampu meraih 2 gelar dalam satu musim sekaligus yaitu Juara Liga Djarum Indonesia dan juara Copa Indonesia (Piala Indonesia) 2007.
Tidak berhenti sampai disitu. Pada musim-musim selanjutnya yaitu musim 2008-2009, Sriwijaya Berhasil kembali meraih gelar Copa Indonesia untuk kedua kalinya
Baca juga: Demi Latihan Perdana Sriwijaya FC, Nil Maizar Ngotot 1 April Tim Harus Punya Lapangan
Baca juga: Komentar Nil Maizar Usai Tinjau GSJ Palembang, Tetap Target 1 April Latihan Perdana Sriwijaya FC.
Laju Sriwijaya FC nampaknya tak terhenti musim 2009-2010, mereka juga mampu mempertahankan gelar juara Copa Indonesia untuk tiga kali berturut-turut.
Hebatnya lagi, pada musim 2012, Sriwijaya FC sukses kembali menjuarai kompetisi Liga Super Indonesia.
Sederet raihan itu pun membuat masyarakat Palembang, Sumatera Selatan semakin jatuh hati kepada Sriwijaya FC.
"Sebenarnya beban berat buat saya pribadi karena sebelumnya kan SFC ini salah satu tim besar di Indonesia setelahnya memang dalan tanda kutip nasibnya kurang baik. Nah ini membantu kita semoga ini jadi spirit kita ke depan naik ke Liga 1," katanya.
