Arti Masya Allah dan Subhanallah Ternyata Punya Perbedaan Makna, Hati-hati Jangan Sampai Terbalik!

Kedua ucapan ini ternyata diucapkan kalau sedang melihat maupun mendengar sesuatu yang baik atau tidak baik.

Penulis: Tria Agustina | Editor: Welly Hadinata
Sripoku.com/Tria Agustina
Arti Masya Allah dan Subhanallah 

SRIPOKU.COM - Suka terbalik pengucapan Masya Allah dan Subhanallah, ternyata ini perbedaannya.

Sebagai umat Islam pasti kalian sering mendengar atau mengucap kata Masya Allah dan Subhanallah.

Biasanya Masya Allah dan Subhanallah diucapkan untuk memuji sesuatu yang disaksikan atau dilihat.

Tak sedikit yang menganggap jika Masya Allah dan Subhanallah merupakan ungkapan pujian yang dilontarkan untuk suatu hal yang menakjubkan.

Namun ternyata selama ini anggapan tersebut salah kaprah dan  nyatanya sampai membuat keliru loh.

Ternyata sebenarnya dua ucapan tersebut diucapkan kalau sedang melihat maupun mendengar sesuatu yang baik atau tidak baik.

Namun sayang, kedua ucapan Masyaallah dan Subhanallah seringkali terbalik dalam penempatan pengucapannya.

Lantas bagaimana ucapan yang benarnya? Berikut penjelasan perbedaan arti Masya Allah dan Subhanallah serta penggunaan ucapan yang tepat dan benar.

Baca juga: Arti Hadis Qulilhaqqu Walawkana Murran, Penjelasan Pelajaran Agama Islam Kelas 7 SMP Prilaku Terpuji

Penggunaan Ucapan Masyaallah dan Subhanallah
Penggunaan Ucapan Masyaallah dan Subhanallah (SRIPOKU.COM/Tria Agustina)

Masya Allah artinya dalam bahasa Indonesia adalah apa yang dikehendaki oleh Allah, maka itulah yang akan terjadi.

Maka ketika melihat hal yang menakjubkan, lalu kita ucapkan “Masya Allah” (ما شاء الله), artinya kita menyadari dan menetapkan bahwa hal yang menakjubkan tersebut semata-mata terjadi karena kuasa Allah.

Masyaallah juga bisa diartikan yakni itu terjadi atas kehendak Allah di antaranya keindahan dan keagungan.

Hal ini terdapat dalam Alquran surat Al-Khafi ayat 39.

Sementara Subhanallah dalam Bahasa Arab sering diterjemahkan Maha Suci Allah.

Kalimat tasbih ini disunahkan setelah selesai melaksanakan shalat.

Seringkali umat muslim menggunakan lafal tasbih ini saat menyaksikan keindahan ciptaan Allah SWT, seperti pemandangan Alam, peristiwa luar biasa hingga kabar baik.

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved