Siap Bertiga, ABG Ini Buka Layanan 'Main Bertiga' di Twitter

Untuk mengetahui suka atau tidaknya ABG itu kepada pelanggannya, muncikari memperlihatkan foto pelanggannya terlebih dahulu kepadanya. Tarf Rp 300.000

Editor: aminuddin
jornaldebrasilia.com.br
Prostitusi (ilustrasi) 

Mereka ialah satu muncikari Langit (33) serta dua orang lainnya WES (21) dan DAH (20).

Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menjelaskan, muncikari Langit melibatkan anak-anak di bawah umur untuk melayani pria hidung belang.

Jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini:

Anak-anak di bawah umur itu ditawarkan dengan harga Rp 500.000.

"Tarif masing-masing korban Rp 500.000," kata Ade Safri, seperti dikutip dari Tribun Solo.

Langit juga diduga mengambil keuntungan dari korban atas jasa menerima 'tamu'.

Pelaku mengambil bagian Rp 200.000 sedangkan korban mendapatkan upah Rp 300.000.

Tak hanya sekali, ada beberapa anak di bawah umur yang 'dijajakan' berkali-kali oleh pelaku.

Ade Safri menjelaskan, kasus ini terungkap bermula dari patroli siber yang dilakukan oleh Polresta Solo.

Polisi menemukan akun mencurigakan di Facebook yang diberi nama Kunthul Bae.

Akun itu diketahui merupakan milik muncikari bernama Langit.

Dalam akun tersebut, Langit menawarkan anak-anak di bawah umur.

"Tersangka Langit ini mentransmisikan informasi elektronik berupa percapakan yang mentransmisikan tawaran open BO.

Ketika ada pelanggan yang tertarik pelaku memberikan komentar yang isinya nomor WA," kata dia.

Tersangka juga mengirimkan foto korban pada calon pemesan.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved