Breaking News:

Sehari Bisa Terjual 25 Lusin, Yuk Intip Keistimewaan Bombolani Donat Khas Italia Ala Winda

Di tangan Winda, penganan ini tak hanya dari isian cokelat atau krim keju, tetapi juga rasa durian. Krim dari raja buah ini pun terasa lumer.

sripoku.com/jati
Winda memperlihatkan bombolani buatannya. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Jati Purwanti

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Bomboloni, donat khas Italia, kini bisa dinikmati dengan beragam varian rasa.

Di tangan Winda, penganan ini tak hanya dari isian cokelat atau krim keju, tetapi juga rasa durian. Krim dari raja buah ini pun terasa lumer dan lembut saat dimakan.

"Rasanya memang unik. Biasanya rasanya manis saja. Saya coba dengan isian durian," ujar Winda, Jumat (12/3/2021).

Fokus Jaga Kebutuhan Pangan Saat Pandemi, 45 Hektar Sawah di PALI Dipanen

Mulanya, Winda hanya menjual donat dengan aneka rasa donat biasa.

Lalu, dia memutuskan memproduksi bomboloni rasa durian sejak tiga tahun lalu karena belum ada yang menawarkan varian rasa yang berbeda.

Resep kreasinya pun digemari berbagai kalangan, terutama anak-anak. Setiap harinya paling sedikit bomboloni duren bisa terjual sebanyak 25 lusin.

Winda mendapat pasokan durian langsung dari Medan.

Sekali memesan duren pun minimal 50 kg. Menurutnya, meski tak sedang musim durian akan selalu mendapatkan pasokan karena dari penyedia langsung.

Bukan Hanya Mbappe & Haaland, Nama-nama Ini Diprediksi Bisa Jadi Bintang Usai CR7 & Messi Tersingkir

Selain lewat toko fisik di Jalan Kapten A. Anwar Arsyad No.22, Demang Lebar, Palembang, kue manis ini dipromosikan lewat media sosial sehingga menarik konsumen dari luar Palembang. Jakarta, Bandung, Bogor, hingga Semarang menjadi daerah langganan pengiriman pesanan.

Dikirim dalam keadaan beku, bomboloni ini bisa bertahan hingga seminggu bila disimpan di lemari pendingin.

Sementara, untuk suhu ruang bisa bertahan sehari saja.

DUA KALI Kepergok Selingkuh, Hosid Dendam Kesumat: Pria Perebut Cinta Istri Ditebas Celurit

"Nantinya bomboloni ini dipanaskan di microwave dan siap disantap," kata Winda.

Penulis: Jati Purwanti
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved