Oknum Polisi Terima Upeti Bandar Narkoba

Akhirnya Terkuak Beberapa Oknum Polisi Terima Setoran Upeti dari Bandar Narkoba Tiap Bulan

Selama ini, tidak ada yang berani ungkap kalau ada sejumlah oknum kepolisian menerima setoran upeti dari Bandar narkoba.

Editor: Salman Rasyidin
SURYA.CO.ID/Sugiharto
Anggota Satnarkoba Polrestabes Surabaya menunjukkan barang bukti berupa sabu-sabu seberat 8,5 Kg, senjata api, mobil dan uang ratusan juta rupiah di Mapolrestabes Surabaya, Selasa (9/3/2021). 

Polisi juga menyita satu mobil Honda Brio, Mitsubishi Outlander dan sepeda motor Vespa terbaru.

Selain itu, polisi juga menangkap Taufik alias Opek (40) warga Jalan Bolodewo, Surabaya.

Opek ini bertugas sebagai kurir, dibawa oleh tersangka Usman.

Usman dalam penyidikan mengaku memberikan sejumlah uang pada sejumlah oknum polisi.

"Kami juga sita sepucuk senjata api mereka, Baikal Makarov yang dibelinya secara online dengan harga 16 juta. Ini asli senpi, " kata Memo.

Sementara, polisi meragukan keterangan tersangka terkait pembelian unit senjata api. Karena senjata api tersebut tidak bisa dengan mudah dipasarkan dan dibeli warga sipil.

Jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini:

"Kami meragukan keterangannya. Ini masih kami dalami lagi, " ungkapnya.

Kepada polisi, Usman mengaku memberikan uang ke beberapa oknum polisi.

Ada yang Rp 500 ribu hingga Rp 1,5 juta per bulan. Penyerahannya uang tersebut biasa dilakukan di parkiran sekitar Pegirian. Mereka bertemu di dekat sekolahan.

"Saya serahkan di sana, sudah berjalan enam bulan. Beda-beda nominalnya. Untuk japrem (Jatah premen, red)," aku tersangka.

Pengakuan Bandar Narkoba

Kasus tiga oknum polisi di Surabaya yang diduga menerima setoran upeti dari salah satu bandar sabu asal Jalan Pragoto, saat ini tengah ditangani Paminal Mabes Polri yang bekerja sama dengan Polda Jatim.

Mulanya, tiga oknum polisi itu diamankan setelah Unit Idik II Satresnarkoba Polrestabes Surabaya menangkap bandar sabu bernama Usman asal Jalan Pragoto Surabaya.

Usman lalu sempat menyebut dibekingi oleh beberapa oknum anggota polisi.

Halaman
1234
Sumber:
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved