Nama 9 Pejabat Esselon II yang Berpeluang Jabat Sekda Muaraenim, Surat Sudah Dikirim ke Gubernur

ada sembilan nama pejabat esselon II di lingkungan Pemkab Muaraenim berpeluang menduduki jabatan Sekretaris Daerah Kabupaten Muaraenim, Minggu (7/3/20

Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Refly Permana
sripoku.com/ardani
Harson Sunardi, Kepala BKPSDM Muaraenim 

Laporan wartawan Sripoku.com, Ardani Zuhri

SRIPOKU.COM, MUARAENIM - Pasca ditolaknya tiga nama Calon Sekda Muaraenim oleh Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), akhirnya Pemkab Muaraenim kembali melakukan Seleksi Terbuka (Selter) Calon Sekda Muaraenim. 

Setidaknya, ada sembilan nama pejabat esselon II di lingkungan Pemkab Muaraenim berpeluang menduduki jabatan Sekretaris Daerah Kabupaten Muaraenim, Minggu (7/3/2021).

Menurut Kepala BKPSDM Muaraenim, Harson Sunardi, mengatakan bahwa jika melihat aturan yang ada dari seluruh pejabat esselon II di lngkungan Pemkab Muaraenim, ada sembilan nama yang memenuhi syarat untuk lelang terbuka tersebut.

Lewandowski Memang Cetak Hattrick, Erling Haaland Tetap Jadi Bintang: Bisa Kontrol Bola di Udara

Adapun syaratnya antara lain usianya maksimal 56 tahun ketika mengikuti lelang terbuka tersebut, telah dua kali minimal memegang jabatan esselon II, minimal pangkat minimal 1V b tetapi menyesuaikan situasi dan kondisi pejabat yang ikut, sebab tidak mungkin pejabat Sekda nanti lebih tinggi bawahan.

"Kalau di Muaraenim, rata-rata pejabatnya sudah 1Vc, jadi calon Sekda nanti minimal IVc juga. Masa, Sekdanya 1Vb tetapi bawahannya banyak 1Vc," ujarnya.

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sriwijayapost di bawah ini:

Saat ini, lanjut Harson, pihaknya sudah mengirimkan surat ke Gubernur Sumsel untuk membentuk panitia seleksi Calon Sekda Muaraenim kembali sebanyak lima orang, yakni dua orang dari UIN, dua orang dari Unsri dan satu pejabat Pemprov Sumsel.

Setelah Pansel terbentuk, barulah meminta izin ke KASN untuk melaksanakan seleksi terbuka calon Sekda Muarenim.

Kemudian, baru bisa menjadwalkan pelaksanaannya. Untuk lokasinya biasanya ditentukan oleh Pansel.

"Pembentukan Pansel maksimal sekitar 1,5 bulan harus sudah terbentuk," jelasnya.

Teriakan Minta Tolong Tertutupi Suara Musik, Siswi Ini Jadi Korban Rudapaksa di Rumah Sang Pacar

Untuk peserta, sambung Harson, karena seleksi ini sifatnya terbuka, maka bisa dari dalam dan luar lingkungan Pemkab Muaraenim.

Namun peserta dari luar kemungkinannya sedikit, sebab mereka harus ada izin dari atasannya.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved