Kader Demokrat Sumsel Siap Berangkat ke Jakarta Dongkrak Kemenkumham, AHY : Moeldoko Musuh Bersama

"Kami DPD beserta jajaran, siap berangkat ke Jakarta jika diperlukan, mendorong dan mendongkrak Kemenkumhan

Penulis: Yandi Triansyah | Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Ketua DPD Partai Demokrat Sumsel Ir H Ishak Mekki MM 

Menurut dia, jika partai politik bisa diperlakukan semena mena, dengan cara tidak bermartabak, jauh dari moral dan etika politik.

"Tentu kita bisa membayangkan, nasib dan masa depan demokrasi di negeri kita, padahal kita tahu, partai politik merupakan pilar utama dalam hidup dan tegaknya demokrasi, oleh karena itu, perjuangan yang sedang Demokrat lakukan ini, sekali lagi bukan hanya untuk mempertahankan, kedaulatan, kehormatan dan eksistensi kita, tapi kita menyakinkan juga bahwa demokrasi sesuai dengan amanah reformasi 1998, dan juga Indonesia yang sama sama kita cintai bisa berjalan dengan baik," kata AHY.

Dan jangan lupa subscribe, like dan share channel Tiktok Sriwijayapost di bawah ini:

Oleh karena itu ia meminta para Ketua DPD untuk tidak ragu.

Putra sulung presiden RI ke-6 ini mengucapkan terimah kasih atas kesetiaan dan kebulatan tekad karena teguh atas prinsip moralnya.

"Tidak tergoda oleh iming-iming dan tidak takut diancam, saya menyakinkan bahwa kita berada dalam perjuangan yang benar," kata dia.

Jika ada pihak-pihak tertentu mengambil Demokrat dengan tidak mengindahkan aturan dan konstitusi Demokrat, artinya mereka semua itu gerombalan tidak memiliki etika dan norma hukum.

"Tentu wajib kita untuk lawan," kata dia.

AHY menegaskan dosa bagi mereka jika tak berani bersuara dan diam saja.

"Saya mengapresiasi kepada ketua DPD yang telah membela kehormatan kita,' kata dia.

AHY juga memohon kepada insan pers untuk mengawal dan membantu menyuarakan kebenaran dan keadilan.

"Kami tentunya tidak bisa meminta bantuan siapaun, kecuali kepada masyarakat Indonesia," kata dia.

Namun AHY akan mengumpulkan Ketua DPD secara internal, untuk menyampaikan prahara dan perkembangan terakhir.

"Yang jelas kita memiliki musuh bersama dengan, aktor eksternal yakni KSP Moeldoko yang berkomplot dengan segelintir mantan kader, berkolusi dan mencoba memutar balikan fakta, menggulingkan partai Demokrat yang sah, mencoba mendegasikan konstitusi kita yang juga sudah disahkan oleh pemerintah," kata dia.

Baca juga: Tak Usah Khawatir soal Polemik Demokrat, Yusril : Berkali-kali Presiden Bisa Kalah di Pengadilan

Baca juga: Agus Harimurti Yudhoyono Posting Foto Lawas, Reaksi Annisa Pohan Jadi Sorotan, Ini Balasan AHY

Serta Jangan lupa Like fanspage Facebook Sriwijaya Post di bawah ini:

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved