Dokter Ini Langsung Syok dan Mual
Dokter Ini Langsung Syok dan Mual Saat Terima Donatur Paru-paru Perokok Berat, Kondisinya Menghitam
Bagi yang sudah kecanduan apa pun namanya tidak terkecuali merokok, bagaimana pun nasehat, tidak akan pernah direspon dengan positif.
SRIPOKU.COM – Bagi yang sudah kecanduan apa pun namanya tidak terkecuali merokok, bagaimana pun nasehat, tidak akan pernah direspon dengan positif. Dan tidak sedikit pula alasan yang diberikan si perokok saat ada yang mengingatkan untuk menghentikan merokok.
Dilansir Intisari-online.com, merokok menurut medis memang bisa menyebabkan masalah kesehatan di kemudian hari.
Hal itu tampaknya memang bisa dibuktikan dengan kasus berikut ini.
Menurut China Press pada 2019 silam, dokter di Tiongkok pernah membagikan contoh organ seorang perokok ke video Weibo.
Menurut keterangan, mereka menerima sumbangan jantung dari seorang perokok berat yang sudah meninggal.
Kemudian perokok itu menyumbangkan jantungnya untuk tranplantasi.
Setelah meninggal, jasad pria perokok itu dibawa ke rumah sakit untuk dibedah dokter kemudian diambil paru-parunya.
Kemudian setelah membedahnya, dokter tercengang ketika melihat kondisi paru-paru pendonor tersebut.
Kondisinya sungguh mengenaskan, paru-parunya terlihat hitam dan coklat!.
Mengetahui kondisi itu, tim medis akhirnya memutuskan untuk ogah menerimanya dan meninggalkan paru-paru itu untuk transplantasi.
Chen Jingyu, wakil direktur Pusat Transplantasi Paru-paru Rumah Sakit Persahabatan China-Jepang ini angkat bicara.
Dia mengatakan, bahwa paru-paru itu berasal dari seorang pria 52 tahun yang mengalami kematian otak.
Dikatakan dia adalah perokok berat yang telah merokok selama 30 tahun.
"Pengamatan menunjukkan emfisema ringan di paru-paru, klasifikasi tuberkulosis, tim memutuskan menyerang untuk menggunakan paru-paru itu," kata Chen Jingyu.
"Lebih baik blak-blakan, setelah kematian seorang perokok ingin menyumbangkan paru-parunya, tentu tak masuk akal," tambahnya.
