Breaking News:

Pesawat Tempur

Indonesia Borong Pesawat Tempur Canggih AS dan Perancis, Bak Beli Kacang Goreng

Di tengah ancaman pandemi virus corona, tak mengurungkan rencana Indonesia membeli pesawat tempur yang harganya mencapai Rp1,6 triliun per biji.

Editor: Sutrisman Dinah
KOMPAS.com/SUPARMAN SULTAN
Ilustrasi: Atraksi terbang rendah tiga pesawat tempur Sukhoi dari Skuadron 11 di langit Kolaka, Sulawesi Tenggara 

SRIPOKU.COM ---  Belum jelas kesudahan atas rencana pembelian pesawat tempur Sukhoi-35 buatan Russia, dan masa ancaman wabah pandemi virus corona, Kementerian Pertahanan pamer untuk membelanjakan anggaran untuk membeli pesawat tempur buatan AS dan Perancis sekaligus.

Pemerintah dalam hal ini Kementerian Pertahanan segara mendatangkan sejumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista) modern. Alutsista yang dimaksud antara lain pesawat multi-role combat aircraft F-15 EX, serta jet tempur Dassault Rafale.

Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Fadjar Prasetyo mengatakan, TNI-AU akan diperkuat sejumlah alutsista modern secara bertahap hingga tahun 2024.

Baca juga: Menteri Pertahanan Prabowo Subianto Diminta Atasi Separatisme Papua, Permintaan DPR RI

Baca juga: Luar Biasa Biadab, Pesawat Tempur Israel Lancarkan Serangan 7 Malam Berturut-turut ke Wilayah Gaza

”Mulai tahun ini, hingga 2024 kita akan segera merealisasikan akuisisi berbagai alutsista modern secara bertahap,” kata Fadjar dalam keterangan resminya saat berpidato di Rapim TNI AU di Mabes TNI AU, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (19/02/2021).

F-15 EX merupakan pesawat pabrikan Boeing, Amerika Serikat (AS). Pesawat ini merupakan versi paling baru dari jenis F-15 dan disebut yang paling canggih. Pesawat ini dilengkapi sistem peperangan elektronik Eagle Passive/Active Warning and Survivability System.

Kemampuan tersebut berguna untuk meningkatkan efektivitas misi dan kemampuan bertahan bagi operator.

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sriwijayapost di bawah ini:

Dilansir dari situs Boeing, F-15EX menyelesaikan penerbangan pertama pada 2 Februari 2021. Varian modern dari F-15 ini mencakup kontrol penerbangan fly-by-wire, kokpit digital baru, radar AESA modern dan ADCP-II, dan diklaim beroperasi dengan komputer misi tercepat di dunia.

Baca juga: Provinsi Sumatera Selatan Prioritas Lumbung Pangan Nasional

Boeing menjelaskan produknya ini mengantongi sertifikasi pengangkutan senjata yang tak tertandingi dan izin muatan memungkinkan pengangkutan senjata canggih yang tidak dapat dibawa di teluk internal seperti senjata hipersonik.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved