Breaking News:

Vaksin Covid 19

Warga Sembunyi di Hutan Desa, Takut Disuntik Vaksin Covid-19

Sejumlah warga desa lari ke hutan untuk menghindari disuntik vaksin. Meskipun sudah dibujuk aparat kepolisian, mereka takut kembali ke rumah.

Istimewa
Ilustrasi: Vaksin Covid-19 

SRIPOKU.COM ---  Sejumlah warga nekat lari ke hutan karena takut disuntik vaksin Covid-19. Mereka sembunyi dan tetap enggan pulang ke rumah walaupun sudah dibujuk aparat kepolisian.

Ini terjadi menimpa sejumlah warga Desa Alila Timur, Kecamatan Kabola, Alor, Nusat Tenggara Timur (NTT). Warga tersebut memilih bersembunyi di hutan setelah beredar kabar akan dilakukan vaksinasi Covid-19.

Keberadaan warga yang sembunyi di hutan diketahui aparat Bintara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Babinkamtibmas) Polri. Aipda Dominggus Bole Dede sudah melaporkan kejadian ini ke atasanynya.

Baca juga: Hati-Hati, Meskipun Sudah Divaksin, Seseorang Bisa Tertular Virus Corona Lagi, Ini Penjelasannya

Baca juga: VAKSIN Bermunculan, Corona KiniGanti Baju Bikin Cemas Eropa:Mengkhawatirkan

Kepala Polres Alor, AKBP Agustinus Christmas mengatakan, warga sembunyi di hutan karena panik akan divaksin. Mereka ketakutan setelah membaca informasi keliru tenatn vaksin Covid-19.

"Mereka sembunyi di hutan karena banyak membaca berita-berita di media sosial dan informasi lainnya sehingga mereka takut," kata Agustinus seperti dikutip Tribunnews.com dari Kompas.com, Kamis (18/02/2021).

Warga yang bersembunyi di hutan itu sudah didatangi petugas kepolisian. Mereka diminta kembali ke rumah, dan Aipda Dominggus yang datang ke desa tersebut kemudian menemui pengurus RT 05.

Mereka lalu menemui warga yang sembunyi di hutan dan meluruskan informasi hoaks yang diperoleh masyarakat.

Baca juga: AGAR JERA! Ketua Umum MUI Setuju Ada Sanksi bagi Masyarakat yang Menolak Vaksinasi Covid-19

Menurut Agustinus, sebagian warga memilih kembali ke rumah dan sebagian lainnya tetap bertahan di hutan.

"Bhabinkamtibmas langsung gerak cepat menjelaskan kepada kepala desa dan beberapa tokoh serta masyarakat, untuk tidak terpengaruh berita-berita hoaks yang beredar," kata Agustinus.

Ia berharap kepala desa, puskesmas serta dinas kesehatan ikut membantu mensosialisasikan infomasi vaksin Covid-19 ke masyarakat.

Agustinus mengatakan saat ini ada 11 kelurahan dan desa di Kecamatan Teluk Mutiara yang menjadi kampung tangguh.

Menurutnya seluruh RT di kampung tangguh siap mendukung upaya penanganan Covid-19.

"Saat ini diketahui bahwa telah terjadi peningkatan terhadap jumlah pasien yang sembuh berkat adanya support dari masyarakat sekitar," kata Agustinus.*****

Sumber: Tribunnews..com, judul "tribunnews, takut-disuntik-vaksin-sejumlah-warga-bersembunyi-di-hutan-dipicu-kabar-hoax. Editor"

Editor: Sutrisman Dinah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved