Singgung Soal Mulut Perempuan, Ketua Olimpiade Tokyo 2020 Akhirnya Mengundurkan Diri

Hal itu dipicu oleh komentarnya yang menyebabkan kemarahan di dalam dan luar negeri.

Tayang:
Editor: RM. Resha A.U
kompas.com
Logo Olimpiade. 

SRIPOKU.COM - Kabar Olimpiade Tokyo 2020 terbaru, Presiden Komite Penyelenggara Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2020 (TOGOC), Yoshiro Mori mengundurkan diri.

Hal itu dipicu oleh komentarnya yang menyebabkan kemarahan di dalam dan luar negeri.

Tak hanya itu, ia juga meminta maaf telah membuat kegaduhan akibat aksinya tersebut.

Baca juga: Sriwijaya Shooting Festival 2020 Jadi Ajang Pemanasan Sambut Popnas Menuju Youth Olimpiade Menembak

Baca juga: Jepang Keukeuh Gelar Olimpiade Musim Panas 2020 di Tengah Rekor Lonjakan Infeksi Covid di Tokyo

"Komentar saya yang tidak pantas telah menyebabkan masalah besar. Saya minta maaf," ucap Mori dalam pertemuan dengan komite penyelenggara senior, dilansir dari BolaSport.

Sebelumnya, Yoshiro Mori memicu amarah setelah pada pertemuan komite Olimpiade yang berlangsung bulan ini mengatakan kata-kata berunsur seksisme, bahwa "perempuan bicara terlalu banyak".

Mundurnya Yoshiro Mori membuat penyelenggaraan Olimpiade Tokyo 2020 lagi-lagi menemui masalah.

Sebelumnya, Olimpiade Tokyo 2020 sudah mendapat ujian berat berupa penangguhan jadwal penyelenggaraan selama satu tahun akibat pandemi virus Corona alias Covid-19.

Jepang kini punya waktu sekitar lima bulan untuk menemukan pengganti Mori sebelum upacara pembukaan Olimpiade Tokyo 2020 dilakukan.

Chief Executive Tokyo 2020 Toshiro Muto menegaskan bahwa pihaknya akan segera menunjuk pengganti Yoshiro Mori, meski belum tahu kapan pastinya.

Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Panitia Bantah Olimpiade 2021 di Tokyo Batal Digelar

Baca juga: Meski Pandemi, Jepang Tetap Menggelar Olimpiade Tokyo 2021

"Mengenai kualitas ketua baru, kami membutuhkan sosok yang berpengalaman di Olimpiade dan Paralimpiade," ucap Muto, dikutip dari Reuters.

"Kami juga perlu sosok yang mengerti soal kesetaraan gender atau keragaman dan inklusi. Kami membutuhkan seseorang yang memiliki pemahaman tingkat tinggi tentang itu," kata Muto lagi.

Presiden Komite Penyelenggara Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2020 Yoshiro Mori
Presiden Komite Penyelenggara Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2020 (TOGOC) Yoshiro Mori berbicara kepada media setelah melakukan konferensi video dengan Presiden IOC Thomas Bach di kantor pusat TOGOC, Tokyo, Jepang, 28 Januari 2021.

Menurut media setempat, salah satu kandidat terkuat untuk menggantikan Yoshiro Mori ialah Menteri Olimpiade Seiko Hashimoto.

Seiko Hashimoto, 56 tahun, adalah seorang Olimpian dan anggota parlemen.

Sementara itu, Komite Olimpiade Internasional (International Olympic Committee/IOC) menegaskan bahwa mereka akan tetap berkomitmen membantu Jepang dalam menyelenggarakan Olimpiade Tokyo 2020 secara tepat waktu, dimulai dari 23 Juli 2021.

"IOC akan melanjutkan kerja sama dengan penerus Mori demi mewujudkan Olimpiade Tokyo 2020 yang aman pada tahun 2021," ucap Presiden IOC Thomas Bach dalam pernyataan resmi.

Artikel ini telah tayang di BolaSport dengan judul: Buntut Komentar Seksis, Ketua Olimpiade Tokyo 2020 Mengundurkan Diri

Sumber: BolaSport.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved