'SELALU Diserang,' DUA Srikandi Tionghoa Sukses Duduk di Jabatan Prestisius Pemerintahan

Mereka adalah Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie dan Ketua DPRD Kabupaten Bangka Tengah yaitu Me Hoa.

Editor: Wiedarto
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIZKI KURNIA
Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie 

SRIPOKU.COM, JAKARTA - DPP PDI Perjuangan (PDIP) menggelar perayaan Imlek 2021 di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Jumat (12/2/2021). Dalam acara itu, hadir dua perempuan kader PDIP.

Mereka adalah Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie dan Ketua DPRD Kabupaten Bangka Tengah yaitu Me Hoa. Tjhai Cui Mie bercerita soal perjalanannya menjadi Wali Kota.

Dia mengakui jalan menjadi Wali Kota tak mudah, sebab sebagai keturunan Tionghoa hal itu kerap dipakai lawan politiknya sebagai 'alat' untuk mempengaruhi masyarakat ketika di Pilkada.

Baca juga: 18.000 PRIA Menunggu Digilir DJ Candy: Sehari Bisa 10 Orang Dulu, Ajang Srikandi Mencari Cinta

Baca juga: Bahas Kelanjutan Sisa Kompetisi Srikandi Cup, 6 Tim Peserta Gelar Pertemuan Virtual

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sriwijayapost di bawah ini:

Namun, Tjhai Cui Mie menegaskan bangga dipercaya Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk maju di Pilkada Singkawang.

"Tentu terimakasih kepada Ibu Megawati Soekarnoputri Presiden RI kelima dan kemudian beliau adalah Ketua Umum PDIP yang telah mempercayakan saya ikut Pilkada, dan seluruh masyarakat Singkawang sudah mempercayakan saya," ujar Tjhai, Jumat (12/2/2021).

Terkait isu perempuan keturunan Tionghoa yang dipakai lawan politik untuk menyerangnya, Tjhai menyebut setelah Pilkada usai, semua kembali seperti biasanya.

"Pasti ada sebelum pencalonan. Tapi begitu selesai, kita menjalankan dengan baik. Yang penting kita buktikan kita mampu dan bisa bekerja," ungkap Tjhai.

Hal yang sama disampaikan Ketua DPRD Bangka Tengah Me Hoa.

Jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini:

Selama 12 tahun menjadi kader PDIP, menjadi Ketua DPRD perempuan apalagi keturunan Tionghoa menurutnya bukan sesuatu yang mudah.

Namun lantaran fokusnya bekerja untuk Bangka Tengah, maka semua ia jalani dengan penuh semangat.

"Awalnya memang enggak kepikiran, namun dijalani, memimpin sidang bergaul dengan Forkopimda, menjalin komunikasi, memimpin teman-teman di DPRD, itu semuanya asalkan kita tetap menjaga marah, itu biasa bisa saja, dan semua berjalan lancar, kita jadi pemimpin dan bisa dipercaya dan tidak ada masalah apa-apa," ujar Me Hoa.

Apalagi, Me Hoa menuturkan pengalamannya selama ini yang sudah malang melintang di DPRD Bangka cukup untuk menjadi referensi untuk menjadi Ketua DPRD Bangka Tengah.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved