Breaking News:

Novel Baswedan Enggan Tanggapi Pelaporan Dirinya ke Bareskrim Polri : Pelaporan Itu Aneh

Lebih lanjut, Novel enggan menanggapi pelaporan yang ditujukan kepadanya. "Pelaporan itu aneh, dan tidak ingin saya tanggapi," kata dia.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan mengkritik kepolisian atas meninggalnya Ustaz Maaher at Thuwailibi 

SRIPOKU.COM - Kicauan Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan di Twitter berbuntut panjang.

Kicauan itu soal kabar meninggalnya Soni Eranata atau Maaher At-Thuwailibi di Rutan Bareskrim Polri, Senin (8/2/2021) malam.

Gara-gara kicauan itu, Novel dilaporkan ke Bareskrim Polri.

Novel diduga melakukan ujaran provokasi dan hoaks di media sosial.

Laporan itu dilakukan oleh DPP Pemuda, Pelajar, dan Mahasiswa Mitra Kamtibmas (PPMK).

Sebelumnya, polisi menyebut Maaher meninggal karena sakit.

Menanggapi hal itu, Novel Baswedan menyatakan, apa yang dilakukan adalah bentuk kepedulian terhadap rasa kemanusiaan.

Ia mengatakan, hampir tidak pernah mendengar ada tahanan kasus penghinaan yang meninggal di dalam ruang tahanan (rutan).

“Apa yang saya sampaikan itu adalah bentuk kepedulian terhadap rasa kemanusiaan,” kata Novel kepada Kompas.com, Kamis (11/2/2021).

"Jadi ini ada masalah, bukan hal wajar menahan orang yang sakit," ucap Novel.

Halaman
1234
Editor: Yandi Triansyah
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved