Seorang Peserta Diksar Universitas PGRI Meninggal di Pagaralam, Rektor Datangi Rumah Duka di Muba

Muhammad Wiyoto meninggal dunia ketika mengikuti rangkaian pendidikan daksar (diksar) Lanjutan 25 Mapala Universitas PGRI Palembang.

Tayang:
Penulis: Fajeri Ramadhoni | Editor: Refly Permana
sripoku.com/fajeriramadhoni
Rektor Universitas PGRI Palembang, DR Bukman Lian ketika melepas jenazah Muhammad Wiyoto. 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Fajeri Ramadhoni

SRIPOKU.COM, SEKAYU - Muhammad Wiyoto meninggal dunia ketika mengikuti rangkaian pendidikan daksar (diksar) Lanjutan 25 Mapala Universitas PGRI Palembang di Kampung 4, Kelurahan Gunung Dempo, Kecamatan Pagaralam Selatan, Kota Pagaralam, Sabtu (6/2/2021).

Kini, jenazah sudah tiba di rumah duka dan dimakamkan oleh pihak keluarga.

Rektor Universitas PGRI Palembang ikut mendampingi pemakaman Wiyoto di Kelurahan Berlian Makmur, Kecamatan Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin.

Rektor Universitas PGRI Palembang, DR Bukman Lian, hadir langsung mendampingi pihak keluarga pada Minggu (7/2/2021). 

3 Babinsa Koramil Sukarami Palembang Awasi Prokes di Resepsi Pernikahan: Ini yang Dilakukan

"Kami mewakili pihak kampus mengucapkan belasungkawa sebesar-besarnya atas meninggalnya anak kami Amad saat mengikuti kegiatan kampus di daerah Pagaralam," kata Bukman. 

Selain itu, ia juga mengucapkan terima kasih kepada pihak keluarga yang secara langsung rela menjemput dan melihat langsung jenazah di RS Besemah Pagaralam. 

Sejak malam hari warga banyak berdatangan ke rumah duka memberikan support dan dukungan terhadap keluarga besar almarhum. 

"Ini musibah. Kami tidak menyangka anak kami pergi begitu cepat.

Orangnya yang dikenal baik sejak kecil hingga menjadi mahasiswa. Semoga almarhum diberikan tempat terbaik disisinya,” kata Bukman.

Keuntungan Belajar Daring di Mata Putri Runner Up 7 Putri Cilik Indonesia 2020 Asal Palembang

Sementara, Kakak Ipar almarhum Yantris Mansyah menuturkan bahwa dirinya mewakili pihak keluarga yang menyaksikan langsung jenazah mengaku puas bahwa tidak ditemukan tanda kekerasan.

Selain itu dirinya berterima kasih kepada pihak Universitas PGRI Palembang yang sudah memberikan perhatian.

"Kami ikhlas dan menerima dengan lapang dada.

Pihak kampus juga bertanggung jawab memulangkan jenazah dari Pagaralam ke rumah duka," katanya. 

Sementara itu, Dinda Khairunnisa selaku Ketua Pelaksana Kegiatan Pendidikan Dasar dan Lanjutan PALASPA mengaku sedikit lega lantaran musibah ini bisa terselesaikan dengan aman dan damai. 

Survei Elektabilitas Partai Politik, Demokrat Bergerak Dinamis, PDIP Anjlok. Berikut Data Lengkapnya

"Dengan kepedulian dan keeratan kekeluargaan antara senior dan junior di organisasi ini sehingga masalah ini bisa clear.

Dari Palaspa itu sendiri Alhamdulillah bisa menyelesaikan masalah dengan damai,” ungkapnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved