Breaking News:

Berita Palembang

Cegah Karhutla, 500 Sumur Bor Dibangun untuk Basahi Gambut Sumsel

Sebanyak 500 sumur bor direncanakan bakal dibangun di beberapa wilayah Sumsel yang rentan terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). 

Penulis: Odi Aria Saputra | Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM/FAJERI RAMADHONI
Sebuah helikopter menebar air di titik kebakaran hutan lahan gambut di Desa Pulai Gading Bayung Lencir Musi Banyuasin Jumat (20/7/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com,  Odi Aria

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sebanyak 500 sumur bor direncanakan bakal dibangun di beberapa wilayah Sumsel yang rentan terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). 

Pembangunan sumur bor ini bertujuan untuk persiapan menghadapi kekeringan dan mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) 2021.

Sumur bor yang dibuat nantinya akan difungsikan untuk membasahi lahan-lahan gambut, sehingga dapat menekan terjadinya karhutla. 

Ketua Tim Restorasi Gambut Daerah (TRGD) Sumsel, Dharna Dahlan menjelaskan persiapan sedini mungkin di tengah musim hujan dengan membuat sumur bor dianggap sebagai langkah tepat.

Dikhawatirkan, jika sumur bor dibangun saat kemarau bakal menyulitkan petugas di lapangan.

"Sumur bor itu dimaksudkan sebagai langkah antisipasi karhutla yang diakibatkan kekeringan di wilayah gambut. Tahun ini rencananya akan dibangun 500 unit sumur bor," katanya, Minggu (7/2/2021).

Menurutnya, pembasahan menggunakan sumur bor masih menjadi salah satu teknik ampuh dalam mengatasi kekeringan di lahan gambut Sumsel.

Karakteristik lahan gambut yang diisi oleh air harus tetap terjaga. Apabila lahan gambut terjadi kekeringan maka akan mudah terbakar.

"Untuk itu sumur bor diperlukan agar gambut terus basah. Kalau kondisinya saat ini cukup basah karena masih musim hujan," tegas Dharna.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved