Mulai Sekarang, Agar Terhindar dari Berbagai Penyakit, Biasakanlah Tidur Pakai Bantal 

Bagi penderita penyakit jantung dianjurkan menggunakan dua bantal agar jantung lebih mudah bekerja. "Intinya dari sisi medis bantal harus tetap ada."

Tayang:
Editor: aminuddin

SRIPOKU.COM, SEMARANG - Sesekali kita sering tidur tanpa bantal.

Betul enggak?

Betuuul.

Ternyata, asal jangan keseringan, tidur tanpa bantal itu enak rupanya.

Tanpa kita sadari sebenarnya kurang baik bagi kesehatan.

Masa?

Sebab, posisi tidur dan tempat kita merebahkan tubuh menjadi hal yang menentukan bagi kesehatan.

Pasalanya kualitas dan waktu tidur yang cukup akan menentukan kondisi kesehatan seseorang.

Salah satu aspek penting dalam menjaga kualitas tidur adalah bantal.

Sebagian orang mungkin terbiasa tidur tanpa bantal.

Tapi, tahukah kamu bahwa tidur tanpa bantal berpotensi memberikan dampak buruk terhadap kesehatan?

"Bantal suatu keharusan untuk tempat tidur.

Ngotot Tak Mau Dicerai Pablo Benua, Rey Utami Singgung Settingan di Pernikahannya: Hamil Pake Bantal

Tidak pernah dari sisi medis disarankan untuk tidur tanpa bantal," ungkap Spesialis Telinga Hidung Tenggorok dan Bedah Kepala Leher, dr Arina Ikasari Muhtadi Sp.THT-KL 

Arina menyebutkan, beberapa penyakit yang berpotensi menyerang orang-orang yang tidur tanpa bantal, misalnya refluks atau penyakit asam lambung.

Sementara menurut Medical News Today, tidur tanpa bantal mungkin akan membantu bagi orang-orang yang tidur tengkurap.

Sebab, bantal dapat membantu menjaga tulang belakang dan leher tetap sejajar selama tidur sehingga mencegah sakit punggung dan leher.

Namun, bagi orang-orang yang tidur telentang atau menyamping, tidur tanpa bantal bisa menyebabkan sakit leher dan punggung.

"Orang-orang yang tidur menyamping atau telentang umumnya akan merasakan tekanan pada leher jika tidur tanpa bantal."

"Kebiasaan ini dapat mengganggu kualitas tidur serta memicu sakit leher dan punggung," demikian dipaparkan dalam laman tersebut.

Ada berbagai macam bantal di pasaran dengan segala fungsi dan teknologinya.

Namun, menurut Arina, yang terpenting adalah meninggikan kepala ketika tidur dengan posisi minimal 30 derajat atau seukuran satu bantal.

Untuk penderita penyakit jantung dianjurkan menggunakan dua bantal agar jantung akan lebih mudah bekerja.
"Intinya dari sisi medis bantal harus tetap ada," katanya.

Video: Babi Hutan Jinak Viral di Muratara Makin Aneh, tak Mau Tidur Jika Tanpa Selimut dan Bantal

Memilih bantal juga bisa didasarkan pada kebiasaan posisi tidur seseorang.

Jika lebih sering tidur telentang, dianjurkan menggunakan bantal yang lebih tipis agar kepala tidak terlalu menekuk ke depan.

Bantal memory foam atau bantal dengan bagian bawah yang lebih tebal dan bagian tengah yang lebih tipis akan menyangga leher dan membantu menjaganya tetap sejajar.

Tak hanya itu, tidur dengan bantal lain di bawah lutut juga dapat membantu meringankan tekanan pada punggung bawah.

Sementara bagi orang-orang yang sering tidur menyamping, pilihlah bantal yang kokoh dengan kedalaman ekstra untuk membantu menopang kepala dan menjembatani jarak antara telinga dan bahu.

Tidur dengan bantal di antara lutut juga bisa membantu menyelaraskan tulang belakang dengan lebih efektif.

Namun, jika kamu masih mengalami gangguan tidur meski sudah berusaha menggunakan bantal dan tempat tidur yang baik, berkonsultasilah ke dokter untuk mendapatkan solusinya yang tepat secara medis.

https://jateng.tribunnews.com/2021/02/04/jangan-sepelekan-kebiasaan-tidur-tanpa-bantal-bahaya-penyakit-berikut-ini-mengintai 

Artikel ini telah tayang di kompas.com dengan judul "Jangan Tidur Tanpa Bantal, Ini Akibatnya"

Sumber: Tribun Jateng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved