Berita Palembang
Iuran ke DPD & DPC Jadi Penyebab Posisi AHY Digoyang dari Demokrat ? Ishak Mekki : tak Salahi Aturan
Forum Pendiri dan Senior Partai Demokrat mengaku telah menerima keluhan dari kader- kader Partai Demokrat di berbagai daerah.
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Forum Pendiri dan Senior Partai Demokrat mengaku telah menerima keluhan dari kader- kader Partai Demokrat di berbagai daerah.
Keluhan itu terkait adanya pungutan iuran dari Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat ke Dewan Pimpinan Daerah dan Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat.
Hal itu diungkapkan, Mantan Ketua Komisi Pengawas Partai Demokrat Ahmad Yahya.
Menurut dia, iuran dari DPP itu tidak pernah terjadi dizaman kepemimpinan ketua umum Demokrat sebelumnya.
Selain itu keluhan lainnya
diungkap Ahmad Yahya, antara lain terkait pelaksanaan Kongres V Partai Demokrat dan kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono sebagai ketua umum Partai Demokrat.
Lantas benarkah berawal dari keluhan ini posisi Agus Harimurti Yudhoyono digoyang dari posisi Ketua Umum Partai Demokrat ?
Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Sumsel Ishak Mekki buka suara soal tudingan ini.
Menurut dia, semua partai juga memberlakukan hal yang sama, yakni iuran ke DPD dan DPC.
Ishak Mekki menegaskan kebijakan itu tak menyalahi aturan.
AHY kata dia, sosok pemimpin yang dinilai berhasil memimpin partai Demokrat saat ini.
Sehingga menjadi partai yang diperhitungkan.
"Apalagi bukti yang ada sekarang berdasarkan survey, elektabilitas Partai Demokrat berhasil meningkat, dan itu ukurannya dapat dilihat dari hasil pemilu 2024 mendatang," kata dia, Kamis (4/2/2021).
Ishak memastikan tudingan- tudingan yang disematkan ke AHY tidak benar, termasuk pungutan sumbangan yang ada itu, karena kata dia, semua yang dilakukan terbuka (transparan).
"Semata- mata ini dilakukan untuk membesarkan partai, dan tidak ada paksaan," kata dia.
Kemudian Ishak Mekki menjelaskan, hasil pungutan iuran yang dilakukan itu nantinya dikembalikan ke operasional DPD maupun DPC, baik bentuknya berupa bantuan alat peraga maupun bantuan lainnya, termasuk bantuan Covid-19 dari dana iuran tadi.