Breaking News:

BPK Sumsel di Muratara 'Disambut' Belasan Pendemo & Segel Kantor Bupati, PNS Keluar Kantor

Aparat kepolisian dari Polres Muratara masih berjaga-jaga, namun belum memberikan tindakan tegas saat pendemo menuutup paksa kantor bupati Muratara.

Editor: Refly Permana
tribunsumsel.com/rahmat aizullah
Warga dari berbagai desa menggelar demonstrasi dan menyegel kantor Bupati Musi Rawas Utara (Muratara), Rabu (3/2/2021). 

SRIPOKU.COM, MURATARA - Warga mengamuk hingga menutup paksa kantor Bupati Musi Rawas Utara (Muratara), Rabu (3/2/2021). 

Pegawai, baik PNS maupun TKS yang berada di dalam kantor bupati, dipaksa keluar. 

Akibatnya aktivitas perkantoran Sekretariat Daerah (Sekda) Kabupaten Muratara lumpuh. 

Pantauan di lapangan, sebagian pegawai masih duduk di sekitaran kantor bupati Muratara dan sebagiannya lagi sudah pulang. 

Kenangan Terakhir Atut Bersama Almarhum Firli, Ibu Histeris, Peluk Tubuh Anak yang Masih Tergantung

Aparat kepolisian dari Polres Muratara masih berjaga-jaga, namun belum memberikan tindakan tegas. 

Polisi terus membujuk massa agar tidak bertindak anarkis atau merusak fasilitas umum.

Warga dari berbagai desa yang menggelar demonstrasi di depan kantor bupati belum mau bubar.

Mereka mendesak Bupati Muratara menemui pendemo, namun batang hidungnya tak kunjung terlihat. 

"Dia (bupati) ada di dalam, tapi dia tidak mau menemui kami di luar, pemimpin seperti apa ini," teriak pendemo

Pendemo masih bertahan menunggu pejabat berwenang menanggapi tuntutan mereka. 

Kenal dari Pakaian, Ibu Ini Yakin Tulang yang Ditemukan di Sungai Ogan Milik Anaknya, Kami Iklas

Halaman
123
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved