Breaking News:

Mantan Sekda Muratara Jadi Saksi Sidang Lelang Jabatan di Pemkab Muratara 2016

Sidang perkara dugaan korupsi lelang jabatan di Kabupaten Musirawas Utara (Murata) tahun 2016 digelar dengan agenda  mendengarkan keterangan saksi

Editor: Refly Permana
sripoku.com/chairul nisyah
Sidang yang digelar secara virtual mendengarkan keterangan saksi terkait kasus lelang jabatan di Pemkab Muratara tahun 2016. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sidang perkara dugaan korupsi lelang jabatan di Kabupaten Musirawas Utara (Murata) tahun 2016 digelar dengan agenda  mendengarkan keterangan saksi di Pengadilan Negeri Tipikor Palembang, Senin (1/2/2021).

Kedua terdakwa, yakni dua pejabat di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Muratara, Hermanto SH dan Riopaldi Okta Yuda, mendegarkan tiga keterangan saksi yang didatangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Sidang digelar secara virtual, dimana para terdakwa tidak didatangkan ke ruang persidangan.

Baca juga: Ketua Umum Partai Demokrat Merasa Dikudeta, Moeldoko: Jangan Buru-buru Kaitkan Istana

Ketiga saksi yang dipanggil, yakni Abdullah Majid selaku mantan Sekda Muratara, Dr Pebrian yang merupakan Dekan Universitas Sriwijaya selaku Ketua Pansel lelang jabatan, dan Zainuddin Anwar salah satu tim seleksi uji kompetensi.

Dalam kesaksiannya, Dr Pebrian mengungkapkan bahwa hingga saat hasil dari uji kompetensi masih di tangannya dan belum dibagikan panitia.

Namun, yang membuatnya heran, pada tahun 2017 pejabat-pejabat itu sudah dilantik.

"Hasil uji kompetensi lelang jabatan belum saya bagikan ke panitia seleksi dan masih ada di saya, yang mulia hakim.

Tapi saya heran setelah mendapatkan kabar dari media bahwa pada tahun 2017 pejabat-pejabat yang ikut uji kompetensi sudah dilantik, padahal belum saya serahkan ke panitia hasilnya," katanya dihadapan majelis hakim.

Baca juga: Tanaman Pisang Terlihat di Jalinteng Betung-Sekayu Desa Lumpatan, Sengaja Ditanam Atas Tujuan Ini

Arief Budiman SH selaku kuasa hukum terdakwa Riopaldi Okta Yuda mengatakan Abdullah Mat Cik pada tahun 2016 dalam keterangannya menyatakan juga sebagai peserta.

Namun dari keterangan saksi dan alat bukti bahwa tidak ada uji kompetensi untuk jabatan Sekda, yang ada untuk asisten Sekda. 

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved