Kebakaran di Lahat

Kisah Pilu Korban Kebakaran di Lahat, Gara-gara Kucing 7 Rumah Hangus Terbakar, 2 Tewas

"Musibah ini sangat berat bagi kami. Rasa tidak percaya namun ini sudah terjadi. Kita ambil hikmahnya, "kata Juliasnyah, Senin (1/2/2021).

Tayang:
Penulis: Ehdi Amin | Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Edhi Amin
Suasana kebakaran di Desa Air Dingin Baru, Kecamatan Tanjung Tebat, Kabupaten Lahat, Senin (1/2/2021) 

Korban lainya, Ramuyah (70) hanya tampak termenung atas apa yang menima keluarganya.

"Ibu Ramuyah ini sering terlihat sedih dan termenung. Ia kerap memikirkan anak cucunya kemana akan tinggal, "kata Kades Air Dingin Baru, Yessi Metro.

Dikatakan Yessi, sejauh ini kondisi kesehatan korban cukup baik.

Korban saat ini bermalam di rumah keluarga.

Warga dibantu relawan saat ini terus bergotong royong membersihkan puing puing sisa kebakaran.

"Selain rumah dan harta korban juga kehilangan surat berharga seperti ijazah, KK dan lainya. Harapan korban juga itu bisa dibantu untuk kembali dibuat, "ujarnya.

Terpisah, Pj Sekda Kabupaten Lahat, H Deswan Irsyad mengungkapkan, Pemkab Lahat dalam hal ini, Bupati Lahat, Cik Ujang SH, ingin memberikan bantuan dan perhatian maksimal, untuk para korban kebakaran.

“Hari ini kita kembali turun ke lapangan, untuk mempelajari kondisi korban kebakaran, apa yang bisa diberikan Pemkab Lahat untuk meringankan beban dari pada korban,”kata Deswan.

Menurut pria yang disapa Icat ini, setelah turun langsung, akan diketahui secara persis apa yang dibutuhkan.

Mulai dari fisik maupun psikis dari para korban.

“Kita akan bawa tim yang akan bekerjasama untuk mempelajari segala kemungkinan yang akan diberikan untuk para korban kebakaran,”ungkapnya.

Sebelumnya, kebakaran yang terjadi di Desa Air Dingin Baru, Kecamatan Tanjung, Tebat, Kabupaten Lahat, Minggu (31/01/2021) selain menghanguskan tujuh unit rumah juga menelan korban jiwa.

Dua orang dikabarkan meninggal sementara tujuh unit rumah terbakar.

Peristiwa kebakaran sendiri bermula saat kendaraan roda empat (mobil) engkel Frozen B 9568 TCJ milik PT indolatu yang dikendarai Yudi Prayanto (36) warga Suka Karya Kecamatan Sukarami kota Palembang, melaju dari arah Palembang, membawa daging ke PT Suprime.

Selain Yudi, di dalam kendaraan Hemi Okyaria (30) istri Yudi, Muh Davin (3) anak Yudi dan Dafda (7).

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved