Cerita Jawara BWF World Tour Finals 2020, Sempat Terjangkit Covid-19 Namun Memilih Bangkit

"Saya kaget dan saya sangat, sangat bahagia tentunya. Ini luar biasa, saya tidak mengira bisa menjadi juara," ujar pemain berusia 23 tahun tersebut.

Editor: RM. Resha A.U
Twitter @BadmintonTalk
Pebulutangkis asal Denmark, Anders Antonsen saat menjuarai BWF World Tour Finals 2020. 

SRIPOKU.COM -- Tak banyak yang tau, jika Pebulutangkis asal Denmark, Anders Antonsen pernah terjangkit virus Covid-19.

Hal itu terjadi tepat saat ia tengah bersiap mengikuti serangkaian kompetisi Bulutangkis di Asia.

Namun meski latihan sempat terhenti, ia memilih untuk tetap maju seraya memulihkan diri.

Alhasil, ia pun akhirnya bisa berlaga dan bahkan meraih titel dalam BWF World Tour Finals 2020.

Baca juga: Walikota Pagaralam Divaksin Covid-19, Alpian : Ini Hari Paling Menakutkan Bagi Saya

Baca juga: Tahan Malu Koar-koar Ngaku Ustaz, Borok Masa Lalu Aldi Taher Kecium Publik, Dewi Perssik Sindir Gini

Gelar juara itu ia dapatkan usai mengalahkan rekan senegaranya, Viktor Axelsen dalam partai final BWF World Tour Finals 2020, Minggu (31/1/2021).

Antonsen menang rubber game atas Axelsen dengan skor 21-16, 5-21, 21-17 dalam pertandingan yang berlangsung selama 60 menit tersebut.

Gelar juara ini di satu sisi memberi kelegaan bagi Antonsen setelah mengalami situasi sulit dalam dua bulan terakhir.

Persiapan Antonsen menuju Leg Asia terhambat pada pekan-pekan terakhir setelah terjangkit Covid-19 pada awal Desember silam.

Start Antonsen di Leg Asia pun terbilang mengecewakan.

Antonsen sudah tersingkir di babak pertama pada Thailand Open I 2021.

Baca juga: Video Harga Emas Antam Hari Senin 1 Februari 2021 di Angka Rp 955.000 per Gram

Baca juga: Video NASIB Apes Selebgram Abdul Kadir, Tersandung Sabu di Kamar Hotel: Ini Rekam Jejaknya

Finalis Indonesia Open 2019 tersebut bahkan tumbang di tangan kontestan cadangan, Liew Daren (Malaysia).

Performa Antonsen mendingan pada Thailand Open II.

Dia mampu lolos ke semifinal sebelum takluk, lagi-lagi, dari kontestan cadangan, Hans-Kristian Solberg Vittinghus (Denmark).

Faktor stamina menjadi salah satu penyebab kekalahan Antonsen.

Sebelum kalah 19-21, 8-21 dari Vittinghus, Antonsen harus bertanding selama 1 jam 21 menit untuk mengalahkan wakil India, Sameer Verma, lewat rubber game.

Halaman
12
Sumber: BolaSport.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved