Bagi Anda Lulusan SMA/MA, Ini Cara daftar Taruna Akmil
Siapa yang tidak mengenal Jenderal Andika Perkasa? Beliau yang merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1987 itu kini menjabat sebagai KASAD
SRIPOKU.COM, JAKARTA - Ini peluang besar bagi kamu untuk menjadi Taruna Akmil.
Jika kamu berminat jangan tunda lagi.
Daftarkan dirimu mulai sekarang.
Akmil
Siapa tak kenal Jenderal Andika Perkasa?
Beliau yang merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1987 itu kini menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat ( KSAD).
Di Indonesia, Akmil dikenal sebagai tempat untuk menempa calon perwira TNI AD.
Jika ingin seperti Jenderal Andika, maka prosesnya masih cukup panjang.
Namun, syarat utama ialah harus lulusan dari Akmil.
Maka, masuk di Akmil akan menjadi kebanggaan tersendiri bagi seseorang.
Jika kamu lulusan SMA/MA ingin menjadi Taruna Akmil, maka segera daftarkan diri.
Karena TNI AD telah membuka Pendaftaran Taruna Akmil TNI AD TA 2021.
Cara Daftar
Melansir laman Rekrutmen TNI AD, Sabtu (30/1/2021), ini informasi berikut cara daftar Taruna Akmil 2021:
Persyaratan
a. Persyaratan umum
Warga Negara Indonesia.
Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia tahun 1945.
Berumur sekurang-kurangnya 17 tahun 9 bulan dan setinggi-tingginya 22 tahun pada saat pembukaan pendidikan pertama tanggal 1 Agustus 2021.
Tidak memiliki catatan kriminalitas yang dikeluarkan secara tertulis oleh Kepolisian Republik Indonesia (dilengkapi pada saat calon mengikuti pemeriksaan psikologi).
Sehat jasmani dan rohani.
Tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.
Baca juga: Lowongan Kerja BUMN, PT Jasa Raharja untuk Lulusan SMA hingga S1, Cek Disini Syaratnya
b. Persyaratan lain
1. Laki-laki, bukan anggota/mantan prajurit TNI/Polri atau PNS TNI.
2. Berijazah minimal SMA/MA dengan ketentuan nilai UAN sebagai berikut:
Lulusan SMA/MA tahun 2017, program IPA, dengan nilai ujian nasional rata-rata minimal 47,00
Lulusan SMA/MA tahun 2018, program IPA, dengan nilai ujian nasional rata-rata minimal 46,00
Lulusan SMA/MA tahun 2019, program IPA dengan nilai ujian nasional rata-rata minimal 47,50
Lulusan SMA/MA tahun 2020, program IPA nilai rata-rata raport semester I s.d VI terdiri dari mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Biologi, Kimia, dan Fisika minimal 70 dan tidak ada nilai di bawah 60.
Lulusan SMA/MA tahun 2021, program IPA nilai rata-rata minimal UAN akan ditentukan kemudian.
3. Memiliki tinggi badan sekurang-kurangnya 163 cm serta memiliki berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku.
4. Belum pernah kawin dan sanggup tidak kawin selama dalam pendidikan pertama sampai dengan 1 tahun setelah selesai pendidikan pertama.
5. Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 (sepuluh) tahun.
6. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
7. Harus mengikuti pemeriksaan/pengujian yang diselenggarakan oleh panitia penerimaan yang meliputi:
Administrasi
Kesehatan
Jasmani
Mental ideologi
Psikologi
Akademik
c. Persyaratan tambahan
Harus ada surat persetujuan orang tua/wali dan selama proses penerimaan prajurit TNI AD tidak melakukan intervensi terhadap panitia penerimaan maupun penyelenggara pendidikan pertama dalam bentuk apapun, kapanpun dan dimanapun.
Tidak berlaku nilai remedial dan bagi yang memperoleh ijazah dari negara lain atau lembaga pendidikan di luar naungan Kemendikbud, harus mendapat pengesahan dari Kemendikbud atau Disdik Kota/Kabupaten.
Tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat.
Bersedia mematuhi peraturan bebas KKN baik langsung maupun tidak langsung, apabila terbukti secara hukum melanggar sebagaimana yang dimaksud, maka harus bersedia dinyatakan tidak lulus dan atau dikeluarkan dari Dikma, jika pelanggaran tersebut ditemukan di kemudian hari pada saat mengikuti pendidikan pertama.
Memiliki kartu BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) aktif.
Lokasi pendaftaran
Untuk lokasi pendaftaran atau tempat informasi antara lain di seluruh Kodam, Ajendam, Korem, dan Ajenrem yang ada di Indonesia.
Baca juga: PT Nindya Karya Buka Lowongan Kerja Baru, Ini Cara Daftarnya
Jadwal seleksi
Daftar online: 1 Januari - 25 April 2021
Daftar ulang dan validasi: 26 April - 7 Mei 2021
Pengecekan awal: 31 Mei - 11 Juni 2021
Parade & Pengumuman: 14 Juni 2021
RIK/Uji Tingkat Panda: 21-27 Juni 2021
Pengumuman Panda: 29 Juni 2021
Calon Tiba di Panpus: 6 Juli 2021
Arahan Aspers: 7 Juli 2021
RIK/Uji Tingkat Pusat: 8-19 Juli 2021
Pengumuman: 29 Juli 2021
Pembukaan pendidikan: 1 Agustus 2021
Baca juga: Info Loker 2021, Ada Lowongan Kerja di BUMN PT. Sier, Ini Syarat dan 24 Posisi yang Dibutuhkan
Materi seleksi
Pengecekan awal:
Administrasi
Kesehatan I
Jasmani (Postur)
Parade (menentukan calon untuk mengikuti Rik Psikologi)
Rik/Uji Panda:
Administrasi
Kesehatan II
Rik/Uji Jasmani (Garjas A, B, renang & postur)
Litpers
Psikologi
Sidang Panda
Rik/Uji Pusat:
Administrasi
Kesehatan III
Jasmani
Litpers
Psikologi II (Psi Lapangan)
Akademik
Sidang Panpus
Cara daftar
1. Calon mendaftar Online Taruna Akmil melalui laman penerimaan prajurit TNI yaitu di alamat http://rekrutmen-tni.mil.id sesuai batas waktu yang telah ditentukan.
(Bagi calon yang belum memahami cara mendaftar melalui Online dapat langsung datang ke tempat pendaftaran untuk mendapatkan penjelasan dari petugas pendaftaran bagaimana cara mendaftar dengan membawa persyaratan administrasi sesuai ketentuan yang berlaku).
2. Cetak Printout formulir pendaftaran.
3. Datang ke Ajendam/Rem terdekat untuk melaksanakan daftar ulang (di luar tanggal yang telah ditentukan adalah tidak sah).
4. Persiapkan diri sebaik-baiknya untuk mengikuti kegiatan seleksi.
5. Ikuti tahapan seleksi yang telah diatur oleh Panda masing-masing.
Catatan:
Selama proses kegiatan penerimaan tidak dipungut biaya apapun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/andika1.jpg)