Tuas Rem dan Kopling Sepeda Motor Wajib Diperhatikan, Ini Tips Berkendara dengan Aman dari Honda

Safety Riding Instructur Astra Motor Sumsel, Muhamad, Isnaini menjelaskan teknik seputar pengereman seperti tutup putaran gas dorong, tarik tuas rem

Editor: Welly Hadinata
IST
Team Safety Riding Astra Motor Sumsel mengelar edukasi aman berkendara pada siswa SMA Negeri 14 secara virtual, Jumat (29/1/2021). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Guna menekan terjadinya kecelakaan sepeda motor di jalan terutama bagi kalangan remaja, perlu adanya edukasi yang benar-benar aman dan harus ditaati. 

Team Safety Riding Astra Motor Sumsel kembali mengelar edukasi aman berkendara pada siswa SMA.

Mengingat masih dalam situasi pandemi, edukasi aman berkendara ini dilakukan secara virtual via zoom dengan tema "Tahun Baru Resolusi#Cari_Aman" bersama 71 siswa SMA Negeri 14 Palembang, Jumat (29/1/2021).

Safety Riding Instructur Astra Motor Sumsel, Muhamad, Isnaini menjelaskan teknik seputar pengereman seperti tutup putaran gas dorong, tarik tuas rem depan dan rem belakang, tarik tuas kopling dan turunkan kaki kiri.

Kemudian materi seputar teknik menikung dan konsep menikung.

Materi lain yang diberikan dijelaskannya seperti faktor-faktor penyebab terjadinya kecelakaan karena ada banyak faktor yang mempengaruhi keselamatan berkendara, mulai dari faktor manusianya sendiri hingga komponen motor.

Faktor manusia mencakup bagaimana persiapan pengendara sebelum berkendara, kondisi tubuh yang sehat serta bagaimana cara pengendara tersebut berkendara. 

Faktor motor meliputi pengecekan perlengkapan dan kondisi motor sebelum berkendara adalah hal yang wajib. 

"Hal ini untuk memastikan bahwa motor yang kita kendarai aman selama dalam perjalanan," ujar Isnadi.

Baca juga: Besok Terakhir, Servis Lengkap di AHASS Honda Didiskon 50 Persen

Baca juga: Astra Honda Motor Diskon Angsuran Rp 75 Ribu Per Bulan Khusus untuk Guru

Baca juga: Peduli Penangan Pasien Covid-19, Astra Group Kembali Donasikan 50 Ventilator

Kemudian dijelaskannya, faktor lingkungan. Ketika berkendara, pengemudi wajib waspada terhadap apa ada di sekitar kita seperti jalan yang berlubang, jalan yang tidak rata, menghindari area blind spot.

Kondisi jalan yang lengang juga merupakan bahaya tersendiri karena bisa memacu pengendera untuk memacu kendaraan melebihi batas kecepatan.

Tidak ketinggalan juga dijelaskan slogan Honda cari aman dengan perlengkapan berkendara tidak hanya untuk keselamatan tetapi bisa menjadi bagian dari gaya hidup. 

"Helm dan jaket bukan hanya untuk keselamatan tetapi juga menjadi sebuah style, dan dimasa pandemi ini dilengkapi juga dengan masker," ujarnya.

Isnadi juga menjelaskan, mengendarai motor akan lebih berbahaya ketika berada di daerah blinspot yaitu daerah yang tidak terlihat oleh pengendara mobil.

Untuk itu juga dilengkapi dengan kelengkapan berkendara yang standar dan sebisa mungkin hindari daera blind spot jika tidak mendesak karena keselamatan menajdi prioritas utama berkendara. 

Selalu hati-hati berkendara, patuhi rambu lalulintas, pastikan motor dalam kondisi prima dan tubuh fit sehingga aman di jalan bagi diri sendiri dan juga bagi pengendara lainnya.

Webminar safety riding tetap meriah meski secara virtual karena diisi dengan kuis dan games dengan hadiah pulsa, voucer pulsa.(tnf/TS)

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved